
Ritual pembersihan diri dan memuliakan air di Bali jadi salah satu agenda WWF/ sumber: antaranews
Jawapos.com - Jelang pelaksanaan pertemuan global World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan dilaksanakan di Bali pada 18-25 Mei mendatang, salah satu ritual unik yakni Melukat telah menjadi agenda dalam acara tersebut.
Untuk diketahui, Melukat adalah ritual pembersihan diri dan memuliakan air yang biasa dilakukan umat beragama Hindu di Bali.
Wisata spiritual tersebut rupanya akan mengisi salah satu agenda acara bagi para tamu undangan yang berasal dari 172 negara.
Dengan tema ‘Water for Shared Prosperity’, forum pertemuan global tersebut akan membahas mengenai isu-isu dan permasalahan air dunia.
“Karena sesuai namanya World Water Forum itu tentang air maka salah satu yang ditawarkan pemurnian menggunakan air yakni melukat,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Made Indra seperti dikutip antaranews.com oleh Jawapos.
Sementara diketahui, melukat sendiri memiliki arti pembersihan secara jasmani dan rohani, yakni jiwa serta pikiran manusia sebagai alam terkecil dan alam semesta dengan menggunakan media air.
Baca Juga: Konser BMTH di Jakarta Batal, Oliver Sykes Kedapatan Healing di Bali Hingga Ikuti Upacara Melukat
Air yang digunakan pun harus berasal dari sumber mata air atau air alami yang disakralkan atau didoakan.
Disisi lain, melukat sendiri diketahui dapat dilakukan pada dua hal, yakni untuk pembersihan dan mensucikan semesta yang dilakukan sebelum upacara keagamaan dengan cara memercikkan air suci yang telah didoakan terhadap banten (sarana upacara agama Hindu).
Kedua, melukat untuk membersihkan diri sendiri yang dapat dilakukan dengan dua cara, yakni dengan memanfaatkan sumber mata air suci yang disakralkan umat Hindu, serta melukat yang dipimpin oleh Sulinggih (orang yang disucikan/pemuka agama Hindu).
Air suci dalam ritual Melukat ini diyakini dapat menghapus energi negatif yang ada dalam pikiran dan jiwa manusia.
Sementara itu, selain pembersihan diri, Melukat juga dikenal akan ritual dalam memuliakan air. Dimana mata air yang disucikan tersebut bukan hanya penting bagi upacara keagamaan, namun juga digunakan sebagai sumber air dalam kehidupan.
Filosofi Melukat tersebut lah yang dianggap memiliki tujuan yang sama dengan tema besar World Water Forum ‘Water for Shared Prosperity’ yakni air untuk kemakmuran bersama.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
