
Jasamarga Transjawa Tol berlakukan one way lokal KM 414 sampai KM 442 arah Trans Jawa.
JawaPos.com–Untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas menuju arah Trans Jawa, PT Jasamarga Transjawa Tol berlakukan rekayasa lalu lintas one way lokal dari KM 421 Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C sampai dengan KM 442 Gerbang Tol Bawen Ruas Jalan Tol Semarang-Solo pada Sabtu (6/4) sejak pukul 15.45 WIB. Kebijakan itu diskresi dari pihak kepolisian.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo menyampaikan, one way atau lajur satu arah dilanjutkan dengan perpanjangan one way dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Ruas Jalan Tol Batang-Semarang sampai dengan KM 442 Gerbang Tol Bawen Ruas Jalan Tol Semarang-Solo pada pukul 16.08 WIB.
”Volume lalu lintas yang menuju arah timur atau Jalan Tol Trans Jawa terpantau mulai meningkat dan one way diberlakukan menerus dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 442 Gerbang Tol Bawen Ruas Jalan Tol Semarang-Solo,” jelas Ria melalui keterangan resmi.
Pemberlakuan itu mengacu pada pantauan visual CCTV dan laporan petugas kepolisian serta Surat Keputusan Bersama (SKB) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kakorlantas Polri, dan Direktur Jenderal Bina Marga, tanggal 5 Maret 2024 tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2024/1445H.
PT JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan, serta membawa bekal untuk menghindari kepadatan di rest area.
Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 551.876 kendaraan sudah meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 sampai dengan H-5 Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau pada Rabu-Jumat (3-5/4). Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) barrier/utama. Yakni GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu sebanyak 302.951 kendaraan (54,89 persen) menuju arah timur (Trans Jawa dan Bandung), 150.793 kendaraan (27,32 persen) menuju arah barat (Merak), dan 98.132 kendaraan (17,78 persen) menuju arah selatan (Puncak).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
