
10 frasa yang sering digunakan oleh teman palsu, menurut psikologi (ideapod.com)
JawaPos.com – Di jaman sekarang, kita semua mungkin pernah mempunyai banyak teman palsu. Pada awalnya, mereka tampak menyenangkan berada di dekat mereka. Namun, sikap mereka yang tidak dapat diandalkan, tidak tulus, dan mementingkan diri sendiri cenderung terungkap pada akhirnya.
Untungnya, saat ini ada cara untuk mengenalinya dan menyelamatkan diri kita dari sakit hati dan kerumitan yang ditimbulkan oleh sifat terlalu baik kita kepada mereka.
Dilansir dari idepod.com, Kamis (4/4), berikut adalah beberapa frasa favorit yang sering kali digunakan oleh teman yang harus diwaspadai.
1. “OMG, Ingat saat yang terjadi padaku saat itu?”
Baca Juga: Dibangun Brunergy, Kereta Cepat Kalimantan 'Trans Borneo' Bakal Hubungkan Pontianak-Sabah Malaysia
Ini seringkali terjadi saat Anda pergi menemui teman-teman Anda, untuk menangis atau memberi tahu mereka masalah Anda. Anda pun mulai menjelaskan masalah yang membuat Anda sangat stres itu.
Namun, Anda mungkin tidak menyadari bahwa, tiba-tiba saja topik pembicaraan secara halus telah diarahkan kembali ke mereka. Alhasil, pada akhirnya teman palsu Anda pun mulai menceritakan masalah sama yang pernah mereka hadapu.
Pada dasarnya, pengalaman pribadi mungkin terasa relevan dalam membantu kita memahami apa yang dialami orang lain. Namun, itu tidak sama dengan selalu menjadikan segalanya harus tentang Anda.
Teman yang mengarahkan diskusi kembali ke diri mereka sendiri adalah orang yang narsistik. Sulit untuk memiliki persahabatan yang tulus dengan mereka karena mereka tampaknya tidak peduli pada kebutuhan orang lain selain kebutuhan mereka sendiri.
2. “Oh tidak, malangnya kamu… lagi pula…”
Teman yang peduli akan menawarkan Anda ruang untuk berbicara. Mereka akan menunjukkan kepada Anda kesopanan dalam mendengarkan. Sebaliknya, seorang yang kurang empati mungkin tampak meremehkan masalah dan rasa sakit Anda.
Daripada menyelami emosi Anda secara mendalam, mereka lebih memilih untuk memberikan simpati yang umum dan tidak tulus kepada Anda dan segera mengganti topik.
3. “Maaf, sepertinya rencana kita batal”
Membatalkan rencana secara terus-menerus dan tidak memberikan pemberitahuan yang semestinya bisa menjadi tanda-tanda teman Anda adalah palsu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
