
seseorang yang bisa mengingat aroma tempat dari masa kecil / foto: Magnific/freepik
JawaPos.com - Ada sesuatu yang aneh tentang aroma. Kita bisa lupa nama guru SD, lupa di mana menaruh kunci motor lima menit lalu, bahkan lupa wajah orang yang pernah sangat dekat dengan kita. Namun satu aroma tertentu tiba-tiba mampu membawa kita kembali puluhan tahun ke masa lalu hanya dalam hitungan detik.
Aroma hujan pertama di halaman rumah. Bau lemari kayu nenek. Aroma buku perpustakaan sekolah. Atau wangi khas ruang kelas saat pagi hari.
Semua itu bukan sekadar nostalgia biasa.
Dalam psikologi dan neurosains, indra penciuman memiliki hubungan yang sangat kuat dengan memori emosional. Bahkan banyak peneliti menyebutnya sebagai “jalan pintas menuju masa lalu.” Tidak seperti penglihatan atau pendengaran yang diproses melalui jalur otak yang lebih panjang, aroma langsung terhubung dengan sistem limbik — bagian otak yang mengatur emosi dan ingatan.
Itulah mengapa aroma tertentu bisa memunculkan kenangan dengan sangat detail.
Anda bukan hanya mengingat tempatnya. Anda bisa mengingat suasananya. Suhunya. Perasaan yang muncul saat itu. Kadang bahkan percakapan kecil yang sudah puluhan tahun tidak pernah terpikirkan lagi.
Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (17/5), menurut sejumlah penelitian psikologi kognitif, kemampuan seseorang mengingat aroma spesifik dari masa kecil menunjukkan keterikatan memori episodik yang cukup kuat. Orang yang masih mampu memanggil kembali detail sensorik seperti aroma biasanya memiliki hubungan memori emosional yang lebih tajam dibanding kebanyakan orang seusianya.
Jadi, jika Anda masih bisa membayangkan dengan jelas aroma dari beberapa tempat berikut ini, kemungkinan besar memori emosional Anda masih bekerja sangat baik.
Mari kita lihat satu per satu.
1. Perpustakaan Sekolah
Ada aroma yang hampir mustahil dijelaskan dengan sempurna, tetapi semua orang yang pernah mengalaminya langsung tahu saat menciumnya.
Aroma perpustakaan sekolah adalah salah satunya.
Campuran antara kertas tua, debu halus, kayu rak buku, dan pendingin ruangan yang kadang terlalu dingin. Beberapa perpustakaan bahkan memiliki sedikit aroma plastik sampul buku atau tinta fotokopi.
Yang menarik, aroma ini sering memunculkan rasa tenang.
Banyak orang langsung teringat suasana siang hari yang sunyi, suara kipas angin berputar pelan, atau momen saat mencari buku sambil berpura-pura belajar padahal sebenarnya hanya ingin menghindari pelajaran olahraga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022