
Titik nol IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur./Antara
JawaPos.com - Pulau Kalimantan akan terhubung lebih cepat dan mudah apabila proyek Trans Borneo Railway (TBR), jaringan kereta api berkecepatan tinggi pertama di Kalimantan direalisasikan. Brunergy Utama Sdn Bhd, yang mengumumkan proyek TBR di situs resminya. Dalam rilis tersebut, TBR menyebutkan proyek tersebut akan dibangun dalam dua tahap dengan rute sepanjang 1.620 kilometer (km).
Perusahaan mengungkapkan rata-rata rute antar-stasiun adalah 150 km, dengan kecepatan 300 hingga 350 km per jam. Dengan demikian, setiap perjalanan diperkirakan memakan waktu rata-rata 30 menit.
"Pembangunan tahap pertama akan menghubungkan kekuatan ekonomi di kota-kota pesisir barat hingga timur, dimulai di Pontianak, Kalimantan Barat dan berakhir di Kota Kinabalu, Sabah," demikian menurut Brunergy dalam rilisnya, dikutip dari Pontianak Post (Jawapos Group), Kamis (4/4).
Pembangunan jalur tahap pertama ini akan melibatkan Kota Kinabalu, Kimanis/Papar, Beaufort-Sipitang, Lawas, Bangar, Limbang, Bukit Panggal, Miri, Bintulu, Sibu Sri Aman, Kuching, Sambas, Singkawang, Mempawah, dan Pontianak.
Sedangkan tahap kedua nantinya akan memasuki wilayah Kalimantan Utara dan Timur untuk menghubungkan jalur utama dengan kota terbesar Kalimantan, Samarinda dan kemudian ibu kota masa depan Indonesia, Nusantara.
Pembangunan jalur tahap kedua ini melibatkan stasiun dari Bukit Panggal (di Brunei) hingga Long Seridan, Ba' Kelalan, Long Bawan, Malinau, Tanjung Selor, Tandjungredeb, Pengadan, Lubuk Tutung, Bontang, Samarinda, dan Balikpapan.
TBR akan menampung empat terminal, yang berfungsi sebagai hub utama angkutan massal, bersama dengan 24 stasiun di seluruh pulau.
Kedua jalur kereta api tersebut akan terhubung di distrik Tutong, Brunei yang terletak di lokasi strategis dan berfungsi sebagai hub pusat TBR.
Untuk diketahui, Brunergy adalah perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Brunei, yang berfokus pada pembangunan proyek infrastruktur utama untuk mendorong pertumbuhan di Kalimantan.
Kereta berkecepatan tinggi, juga dikenal sebagai kereta peluru (bullet train), adalah jenis kereta penumpang yang beroperasi pada jaringan kereta api berkecepatan tinggi yang mampu mencapai kecepatan maksimum 320 km atau lebih per jam dan menawarkan penumpang pengalaman perjalanan yang efisien.
Menurut Brunergy, pengenalan teknologi ini ke wilayah tersebut akan meningkatkan interaksi manusia ke tingkat yang berbeda dan akan berkelanjutan selama 50 tahun ke depan atau lebih tanpa banyak persaingan dan perubahan teknologi.
“Meskipun Kalimantan di Malaysia dan Indonesia telah mengalami urbanisasi skala besar dalam beberapa dekade terakhir, mayoritas penduduknya masih terisolasi dan tinggal di komunitas pedesaan terbelakang yang tersebar di seluruh pulau,” jelas perusahaan tersebut.
Meskipun memiliki ukuran dan potensi ekonomi melalui sumber daya alam yang melimpah, negara-negara bagian di Pulau Kalimantan tidak mempunyai hubungan yang sama dengan pasar global yang lebih luas seperti sebagian besar wilayah tetangganya.
Dia mengatakan, dengan lebih dari 30 etnis yang berbeda, pulau ini memiliki salah satu konsentrasi budaya paling beragam. Oleh karena itu langkah-langkah untuk mempercepat pertukaran sumber daya manusia, barang, jasa dan nilai-nilai akan dimajukan dalam hubungan sosial, melalui TBR.
Faktanya, pengurangan biaya dan penghematan waktu transfer barang ke pasar akan mendorong lompatan besar dalam produktivitas ekonomi berbagi di pulau ini. "Yang terpenting, pengenalan teknologi dan industri baru melalui TBR niscaya akan membuka lapangan kerja baru bagi penduduk lokal," jelas perusahaan lebih lanjut.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
