Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 April 2024 | 03.27 WIB

10 Frasa Ini Sering Digunakan oleh Teman Palsu Menurut Psikologi, Apakah Teman Anda Pernah Mengatakan Salah Satunya?

10 frasa yang sering digunakan oleh teman palsu, menurut psikologi (ideapod.com) - Image

10 frasa yang sering digunakan oleh teman palsu, menurut psikologi (ideapod.com)

JawaPos.com – Di jaman sekarang, kita semua mungkin pernah mempunyai banyak teman palsu. Pada awalnya, mereka tampak menyenangkan berada di dekat mereka. Namun, sikap mereka yang tidak dapat diandalkan, tidak tulus, dan mementingkan diri sendiri cenderung terungkap pada akhirnya.

Untungnya, saat ini ada cara untuk mengenalinya dan menyelamatkan diri kita dari sakit hati dan kerumitan yang ditimbulkan oleh sifat terlalu baik kita kepada mereka.

Dilansir dari idepod.com, Kamis (4/4), berikut adalah beberapa frasa favorit yang sering kali digunakan oleh teman yang harus diwaspadai.

1. “OMG, Ingat saat yang terjadi padaku saat itu?”

Ini seringkali terjadi saat Anda pergi menemui teman-teman Anda, untuk menangis atau memberi tahu mereka masalah Anda. Anda pun mulai menjelaskan masalah yang membuat Anda sangat stres itu.

Namun, Anda mungkin tidak menyadari bahwa, tiba-tiba saja topik pembicaraan secara halus telah diarahkan kembali ke mereka. Alhasil, pada akhirnya teman palsu Anda pun mulai menceritakan masalah sama yang pernah mereka hadapu.

Pada dasarnya, pengalaman pribadi mungkin terasa relevan dalam membantu kita memahami apa yang dialami orang lain. Namun, itu tidak sama dengan selalu menjadikan segalanya harus tentang Anda.

Teman yang mengarahkan diskusi kembali ke diri mereka sendiri adalah orang yang narsistik. Sulit untuk memiliki persahabatan yang tulus dengan mereka karena mereka tampaknya tidak peduli pada kebutuhan orang lain selain kebutuhan mereka sendiri.

2. “Oh tidak, malangnya kamu… lagi pula…”

Teman yang peduli akan menawarkan Anda ruang untuk berbicara. Mereka akan menunjukkan kepada Anda kesopanan dalam mendengarkan. Sebaliknya, seorang yang kurang empati mungkin tampak meremehkan masalah dan rasa sakit Anda.

Daripada menyelami emosi Anda secara mendalam, mereka lebih memilih untuk memberikan simpati yang umum dan tidak tulus kepada Anda dan segera mengganti topik.

3. “Maaf, sepertinya rencana kita batal”

Membatalkan rencana secara terus-menerus dan tidak memberikan pemberitahuan yang semestinya bisa menjadi tanda-tanda teman Anda adalah palsu.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore