Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 April 2024 | 19.50 WIB

Jelang Operasional Bandara Dhoho Kediri, Pesawat yang Melakukan First Landing Bakal Disambut Tradisi Water Salute

Bandara ditutup lebih awal untuk persiapan jelang beroperasi pada 5 April nanti, Donny Novanto Legal, Compliance, and Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I. (Foto: Wahyu Adji/JPRK) - Image

Bandara ditutup lebih awal untuk persiapan jelang beroperasi pada 5 April nanti, Donny Novanto Legal, Compliance, and Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)

JawaPos.com - Menjelang operasional Bandara Dhoho Kediri pada Jumat (5/4), berbagai persiapan terus dilakukan, salah satunya yakni uji coba pelaksanaan tradisi water salute.
 
Water salute sendiri merupakan suatu tradisi penghormatan pesawat yang dilakukan dengan cara menyemprotkan air dari sisi kanan dan kiri secara bersamaan.
 
Melansir dari Radar Kediri (Jawa Pos Group) pada Kamis (4/4), berdasarkan pantauan koran kemarin siang, terlihat sejumlah unit mobil petugas memadamkan kebakaran (PMK) berada di area kedatangan pesawat.
 
Mobil-mobil tersebut diduga kuat merupakan mobil yang sudah disiapkan untuk melakukan ritual water salute atau water cannon salute.
 
Selain water salute, diduga juga ada beberapa persiapan lainnya di dalam bandara sehingga bandara yang biasanya ditutup pukul 17.00 WIB, kemarin ditutup lebih awal yakni pukul 15.30 WIB.
 
Terkait penutupan yang dilakukan lebih awal tersebut, Legal, Compliance, and Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura (AP) Donny Novanto membenarkannya.
 
Ia menyebutkan bahwa kemarin penutupan bandara dilakukan lebih awal untuk melakukan berbagai persiapan operasional bandara pada Jumat (5/4) besok.
 
 
"Bandara ditutup lebih awal untuk persiapan jelang beroperasi pada 5 April nanti," ujarnya.
 
Sebagai informasi, pesawat Airbus A320 dengan kapasitas 180 penumpang dari maskapai Citilink akan dijadwalkan mendarat di Bandara Dhoho Kediri sekitar pukul 09.40 WIB.
 
Pesawat yang terbang dari Jakarta (CGK) ini diketahui akan ditumpangi oleh sejumlah pejabat. Di antaranya ada Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung Wibowo, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dan sejumlah pejabat dari Kabupaten Kediri.
 
Nantinya, pesawat yang melakukan first landing di Bandara Dhoho Kediri ini yang akan disambut dengan tradisi water salute. Yakni sebuah tradisi yang merupakan bentuk upacara penghormatan.
 
Tradisi tersebut biasanya dilakukan untuk pesawat yang baru pertama kali mengudara di sebuah bandara atupun untuk pesawat yang akan melakukan penerbangan terakhir kali sebelum dinyatakan pensiun.
 
Setelah melakukan inaugural flight atau penerbangan perdana, Citilink dijadwalkan akan melakukan penerbangan reguler dua kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa dan Sabtu.
 
Untuk Selasa, penerbangan akan dilakukan dari Jakarta terlebih dahulu. Berangkat pukul 08.40 WIB dan tiba di Kediri pukul 10.10 WIB. Sementara perjalanan dari Kediri akan dimulai pukul 10.50 WIB dan dijadwalkan tiba di Jakarta pukul 12.20 WIB.
 
 
Sedangkan untuk penerbangan Sabtu akan dimulai lebih pagi. Perjalanan dari Jakarta pukul 05.50 WIB dan dijadwalkan tiba di Kediri pukul 07.20 WIB. Kemudian untuk rute sebaliknya, yakni Kediri-Jakarta, keberangkatan pukul 08.00 dan akan tiba di Jakarta pukul 09.30 WIB.
 
Saat dikonfirmasi terkait persiapan first flight, sayangnya, pihak Citilink, yakni Rizky Ahmad yang merupakan Humas Citilink masih belum bisa memberikan keterangan.
 
"Siaran pers resminya akan kami share," ucap Rizky.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, selain Citilink, terdapat dua maskapai lainnya yang sudah mengantongi izin untuk terbang di Bandara Dhoho Kediri, yakni Super Air Jet dan Batik Air.
 
Izin rute dari kedua maskapai tersebut sudah ada sejak awal 2024 lalu. Di mana Batik Air mendapatkan persetujuan rute untuk penerbangan Kediri-Jakarta (CGK-DHX), Kediri-Bali (DHX-DPS), dan Kediri-Palembang (DHX-PLM).
 
Sedangkan untuk Super Air Jet mendapatkan persetujuan lima rute, yakni Kediri-Banjarmasin (BDJ-DHX), Kediri-Balikpapan (BPN-DHX), Kediri-Makassar (UPG-DHX), Kediri-Bali (DPS-DHX), dan Kediri-Palembang (PLM-DHX).
 
Meskipun sudah mengantongi izin rute lebih awal, dua maskapai yang berdiri di bawah Lion Air Grup itu diketahui belum merilis rute penerbangan mereka di Bandara Dhoho Kediri.
 
 ***
 
 
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore