Ilustrasi mobil diparkir di rumah. (Antara)
JawaPos.com-Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengingatkan pemilik kendaraan agar tidak sekadar memarkir dan mengunci mobil atau sepeda motor saat mudik, karena ada sejumlah risiko teknis yang bisa muncul jika kendaraan ditinggalkan tanpa persiapan.
’’Kita perlu menyiapkan mobil atau motor dalam kondisi simpan yang aman, bukan hanya parkir lalu kunci,” kata Yannes, Rabu (25/2).
Ia menjelaskan, salah satu risiko utama adalah aki soak. Meski mesin dalam kondisi mati, sejumlah komponen seperti alarm, ECU, dan sistem keyless tetap menarik arus listrik dalam jumlah kecil.
Jika kondisi aki sudah lemah, kata dia, kendaraan berpotensi gagal dinyalakan saat pemilik kembali dari mudik. Selain itu, tangki bahan bakar yang terlalu kosong juga dapat memicu kondensasi.
Ia menyampaikan, ruang udara dalam tangki memungkinkan uap air terbentuk dan mengendap menjadi tetesan air yang mencemari bahan bakar, bahkan berpotensi menyebabkan korosi pada sistem bahan bakar.
Karena itu, Yannes menyarankan agar tangki terisi minimal tiga perempat sebelum ditinggalkan. Risiko lain yang kerap luput diperhatikan adalah perubahan bentuk ban atau flat spot akibat tekanan angin yang tidak sesuai.
Menurut dia, tekanan ban sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan dan kendaraan diparkir di permukaan rata. Yannes juga mengingatkan agar kabin dibersihkan dari sisa makanan atau benda organik untuk mencegah tikus dan jamur. ’’Cuci bodi dan kolong kendaraan, lalu pastikan kering agar kelembapan tidak memicu karat,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah kembali dari mudik, pemilik sebaiknya tidak langsung menggunakan kendaraan. Pemeriksaan awal seperti mengecek kebocoran cairan, kondisi ban, ruang mesin, serta fungsi rem perlu dilakukan demi memastikan keamanan dan performa tetap optimal. "Jangan langsung menyalakan kendaraan lalu berangkat. Sebaiknya kita lakukan pemeriksaan awal dulu supaya kendaraan kita tetap aman," kata Yannes. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022