Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Maret 2024 | 13.37 WIB

Mengenal Minyak Makan Merah dan Perbedaannya dengan Minyak Goreng Biasa? Simak Penjelasannya

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pabrik percontohan minyak makan merah Pagar Merbau, di Deli Serdang. (Setpres)

JawaPos.com – Presiden RI Joko Widodo belakangan ini sedang menggalakkan jenis minyak goreng baru, yakni minyak merah.

Minyak Makan Merah, disebut bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dan Ahli Gizi membenarkan hal tersebut.

Meski demikian, penggunaan menyak merah tetap memerlukan adanya batasan.

Meski aman digunakan, minyak merah bukan berarti kaya akan kandungan vitamin E.

Untuk diketahui, Minyak Makan Merah menjadi aman dan tidak bisa memicu efek buruk pada tubuh saat dikonsumsi berlebihan.

Dilansir dari laman kominfo.jatimprov, Minggu (31/8), Lailatul Muniroh SKM M Kes Ahli Gizi Universitas Airlangga menjelaskan bahwa kandungan nutrisi minyak merah memang lebih tinggi.

Namun Minyak Makan Merah juga lebih rentan terhadap oksidasi yang dapat memperpendek umur simpannya, karena tidak melalui proses bleaching yang memungkinkan akan mengandung kontaminan yang lebih tinggi, sehingga dapat mempengaruhi kualitas dan keamanan produk akhir.

Sebelumnya, Jokowi telah meresmikan pabrik pertama yang menjadi percontohan Minyak Makan Merah Indonesia di Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis 14 Maret 2024. Produksi Minyak Makan Merah ini diyakini Jokowi dapat meningkatkan daya saing produk petani sawit dalam negeri.

Presiden menjelaskan bahwa harga Minyak Makan Merah ini lebih murah dari minyak goreng yang ada di pasaran. Artinya, barang ini bisa bersaing di pasar dan mampu bersaing dan harganya kompetitif.

Selain itu, kandungan Vitamin A dan Vitamin E dalam minyak makan merah juga terjaga. Hal ini, menjadikan produk ini tidak hanya sehat tetapi juga ekonomis bagi masyarakat, tambah orang nomor satu di Indonesia ini.

Pabrik dengan kapasitas produksi 10 ton CPO (crude palm oil) per hari ini diharapkan dapat menghasilkan sekitar 7 ton minyak makan merah setiap hari. Jokowi mengajak masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri ini sebagai langkah mendukung pemasaran dan konsumsi produk yang berkelanjutan.

Sebenarnya apa Minyak Makan Merah? Dilansir dari sawitindonesia, Minyak Makan Merah adalah minyak yang diperoleh dari rafinasi tanpa pemucatan (bleaching) dan deodorisasi, dan melalui fraksinasi minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil atau CPO).

Seperti yang biasa digunakan untuk minyak goreng pada umumnya. Pengertian ini berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Minyak Makan Merah berbasis Koperasi.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore