
BMKG pantau bibit siklon tropis di Indonesia/ BMKG
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini bahwa cuaca di Indonesia akan ditandai dengan hujan yang meluas, seiring dengan adanya dua bibit siklon tropis yang berada di sebelah tenggara Samudera Hindia dan Teluk Carpentaria.
Melansir dari ANTARA, Minggu (17/3), menurut Nurul Tazaroh, seorang prakirawan BMKG, kedua sistem tersebut telah memicu peningkatan kecepatan angin melebihi 50 kilometer per jam, yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di sekitar area siklon tropis.
"Bibit siklon tropis itu juga membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi dan pertemuan angin yang memanjang dari Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Jawa Tengah," ujarnya dalam pernyataan yang dikutip di Jakarta, Minggu.
Nurul menyebutkan bahwa madden julian oscillation (MJO), fenomena atmosfer yang terjadi di wilayah maritim kontinen, juga turut berperan dalam pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.
Bengkulu dan Bandar Lampung diprediksi akan diguyur hujan ringan, sementara Pekanbaru, Jambi, dan Pangkal Pinang berpotensi mengalami hujan petir.
Sedangkan Padang, Tanjung Pinang, Medan, dan Banda Aceh berpotensi mendapat cuaca berawan atau cerah berawan.
Di Pulau Jawa, BMKG memprediksi seluruh wilayah akan turun hujan. Jakarta berpotensi hujan ringan, Serang, Semarang, dan Yogyakarta diprediksi akan mendapat hujan sedang, sementara Surabaya berpotensi hujan petir.
Kepulauan Sunda Kecil juga diprediksi akan terkena hujan. Denpasar dan Kupang berpotensi hujan ringan, sedangkan Mataram berpotensi hujan sedang.
Cuaca di Pulau Kalimantan didominasi oleh hujan ringan, dengan perkiraan turun di Tanjung Selor, Samarinda, dan Palangka Raya. Namun, Banjarmasin berpotensi hujan petir, sementara Pontianak mungkin akan diselimuti kabut.
Di Sulawesi, BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang di Makassar, Kendari, dan Manado, sementara Gorontalo, Palu, dan Mamuju berpotensi cuaca cerah berawan.
Wilayah timur Indonesia umumnya diprediksi akan turun hujan ringan, dengan Jayapura, Ambon, dan Ternate sebagai contoh. Sedangkan Manokwari berpotensi mendapat cuaca berawan.
BMKG juga mencatat bahwa gelombang atmosfer kelvin terdeteksi aktif di Sulawesi bagian tengah dan selatan, serta wilayah Maluku. Gelombang rossby ekuator juga aktif di wilayah Jawa bagian tengah dan timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Angin permukaan di wilayah Indonesia bagian utara didominasi oleh angin dari arah utara timur laut, sementara di wilayah selatan didominasi oleh angin dari arah barat barat laut dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 50 kilometer per jam.
Nurul mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang di atas 50 kilometer per jam di sebagian wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Maluku bagian selatan, dan Papua bagian selatan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
