Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Maret 2024 | 14.16 WIB

Kabar Bahagia! Kemenhub Siapkan 18 Stasiun Kereta Api untuk Layani Mudik Motor Gratis, Ini Rincian dan Cara Pendaftarannya

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub Arif Anwar memberi keterangan soal angkutan motor gratis pada mudik Lebaran 2024 di Jakarta, Jumat (1/3/2024). ANTARA/Harianto - Image

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub Arif Anwar memberi keterangan soal angkutan motor gratis pada mudik Lebaran 2024 di Jakarta, Jumat (1/3/2024). ANTARA/Harianto

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menyebutkan pihaknya telah menyiapkan sebanyak 18 stasiun Kereta Api (KA) untuk melayani mudik motor gratis saat momen Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah mendatang.

Arif Anwar selaku Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub mengatakan hal tersebut di Jakarta, pada hari Jumat (1/3) kemarin.

Ia menyebut rincian 18 stasiun itu antara lain Stasiun Cilegon, Jakarta Gudang, Tangerang, Depok Baru, Bekasi, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Purwosari, Semarang Tawang, Madiun, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Kroya, Gombong, dan Kebumen.

“Secara keseluruhan ada 18 stasiun untuk lokasi pendaftarannya,” ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Arif Anwar mengatakan bahwa setiap masyarakat yang ingin membawa motor saat mudik melalui transportasi kereta api bisa mendaftar di semua stasiun tersebut.

Tetapi untuk kendaraan, akan dibawa terlebih dahulu ke Stasiun Jakarta Gudang oleh pihak kereta api.

Semua motor yang telah didaftarkan pada layanan mudik gratis Kemenhub akan dikumpulkan terlebih dahulu di Stasiun Jakarta Gudang.

Dari stasiun itu, motor akan diangkut dengan kereta barang menuju daerah tujuan pemilik kendaraan tersebut.

“Kami memberikan fasilitas, motor silahkan tetap ditinggal di Stasiun Tangerang, Depok Baru, maupun Bekasi nanti akan kami angkut ke Jakarta Gudang untuk dimasukkan ke kereta motor gratis,” ucap Arif.

Pada saat pendaftaran nantinya, motor akan diverifikasi dan dipasang barcode untuk kemudian dipindai oleh pemiliknya.

Hal itu bertujuan untuk mempermudah pemberitahuan kepada pemilik melalui pesan seluler atau WhatsApp jika kendaraan itu telah sampai di stasiun yang dituju.

Namun, Arif Anwar menegaskan bahwa orang yang bisa menumpangi kereta hanya dua orang dari motor yang akan diangkut tersebut atau dengan kata lain hanya orang yang membawa dan yang dibonceng.

Jika lebih dari dua orang itu diperbolehkan asal dengan catatan orang ketiga merupakan anak di bawah usia dua tahun.

Untuk pendaftaran, selain bisa mendaftar secara langsung, masyarakat juga bisa mendaftar melalui website resmi yaitu mudikgratis.dephub.go.id dengan persyaratan berupa KTP, SIM yang masih berlaku, Kartu Keluarga (KK), STNK yang juga masih berlaku atau tidak mati pajak, serta motor kurang dari 200 cc.

Begitu juga dengan setiap orang yang membawa motor diwajibkan sama namanya dengan yang tercantum di STNK, KTP, dan KK.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore