
BP2MI memberangkatkan ratusan pekerja migran Indonesia ke Korea Selatan. (Istimewa)
JawaPos.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas sebanyak 228 Pekerja Migran Indonesia Sektor Manufaktur dan Perikanan dalam skema Government to Government (G to G) penempatan Korea Selatan.
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Benny Rhamdani dalam keterangan tertulisnya mengatakan, untuk penempatan pekerja Indonesia ke Korea Selatan pendaftarnya sudah menembus angka 62.000.
"Dulu sebelum saya memimpin BP2MI angkanya hanya berada di kisaran 2 perempat ribu. Kemudian naik setiap tahunnya," terang Benny, Senin (26/2).
BP2MI mencatat, sejak awal Januari-26 Februari total sudah ada 1.963 Pekerja Migran yang bekerja di Korea Selatan. Di mana sebanyak 1.879 pemberangkatan reguler dan sebanyak 84 pemberangkatan Re-entry. "Kali ini ada 228 CPMI terdiri dari 219 sektor Manufaktur dan 9 Perikanan yang diberangkatkan ke negara penempatan," kata Benny.
Benny menuturkan, pihaknya secara masif mengedukasi kepada masyarakat agar mendapat informasi yang layak dipercaya bahwa peluang kerja keluar negeri terbuka. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui bagaimana proses dan tahapan yang dilewati.
"Pelatihan apa yang harus menjadi bekal mereka agar kompeten dan juga dokumen-dokumen apa yang harus mereka lengkapi sebagai prasyarat," ujarnya.
Benny menyampaikan, impiannya agar para PMI memiliki jaminan dan akses pelayanan dasar yang dapat dimanfaatkan oleh keluarga Pekerja Migran saat mereka bekerja ke luar negeri. Di samping itu, Benny kembali mendorong komitmen negara untuk melaksanakan amanat undang-undang melalui pembebasan biaya Penempatan Pekerja Migran Indonesia program G to G.
“Saya bermimpi para Pekerja Migran Indonesia memiliki green card dan dana abadi Pekerja Migran Indonesia, agar mereka berangkat bekerja secara tenang, karena keluarga yang ditinggalkan dapat dicover oleh negara terkait masalah pendidikan dan kesehatan,” ucap Benny.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
