
Putri Presiden ke-2 Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto saat disapa Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto pada acara pemantauan hasil hitung cepat atau quick count di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/2/2024).
JawaPos.com - Titiek Soeharto disebut-sebut bakal jadi ibu negara seiring dengan kemenangan Prabowo dan Gibran berdasarkan hasil hitung cepat di Pemilu 2024.
Meski sudah berpisah selama 25 tahun, hubungan Titiek Soeharto dengan Prabowo masih terlihat baik dan harmonis hingga saat ini.
Titiek Soeharto selalu setia mendampingi Prabowo tiap kali mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden (Pilpres), baik sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden.
Dilansir dari berbagai sumber, Titiek Soeharto lahir di Semarang pada 14 April 1959, merupakan anak keempat dari Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, dan istrinya, Siti Hartinah.
Ia mempunyai tiga orang kakak, yaitu Siti Hardiyanti Hastuti (Tutut), Sigit Harjojudanto, dan Bambang Trihatmodjo. Selain itu, Titiek juga memiliki dua orang adik, yaitu Hutomo Mandala Putra (Tommy) dan Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek).
Titiek Soeharto diketahui pernah menempuh pendidikan di SMA Negeri 3 Jakarta dari tahun 1974 hingga 1977. Kemudian, setahun berikutnya, Titiek melanjutkan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 1985.
Ketika masih menjalani masa kuliah pada 1983, Titiek Soeharto mengikatkan diri dalam ikatan pernikahan dengan Prabowo Subianto, yang pada saat itu masih menjabat sebagai seorang perwira TNI.
Namun, rumah tangga keduanya harus berakhir setelah masa Orde Baru pada 1998. Meskipun demikian, hubungan keduanya tetap baik, bahkan hingga saat ini.
Titiek masih menunjukkan dukungannya dengan beberapa kali menemani Prabowo saat masa kampanye pemilu.
Disadur dari laman Wiki DPR, Titiek Soeharto merupakan seorang pengusaha dalam berbagai sektor industri. Ia pernah menjabat sebagai Komisaris di PT. Bursa Efek Jakarta pada 1995-1998.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Komisaris di PT. Mekar Unggul Sari sejak 1994, yang bergerak di bidang rekreasi dan tanaman, serta sebagai Komisaris di PT. Surya Citra Media pada 2005-2015, perusahaan di sektor televisi.
Titiek Soeharto juga pernah menjabat sebagai pimpinan Yayasan Seni Rupa Indonesia untuk periode 2010-2015. Selain itu, ia juga aktif sebagai komentator televisi selama penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2006 di SCTV dan berperan sebagai juri dalam acara Puteri Indonesia 2014.
Sementara untuk karir politiknya, Titiek Soeharto memulai perjalanan pada 2012 dengan bergabung dalam Partai Golongan Karya (Golkar).
Pada saat itu, ia dipercayakan untuk menjabat sebagai Ketua Bidang Pertanian dan Nelayan di DPP Partai Golkar hingga tahun 2015.
Titiek Soeharto juga ikut serta dalam Pemilihan Legislatif 2014 dan berhasil meraih kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari daerah pemilihan (dapil) Yogyakarta setelah memperoleh 61.655 suara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
