Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Februari 2024 | 18.49 WIB

Bukan Hanya Sekadar Sejarah, Sunan Drajat Menyimpan Warisan Seni serta Pemikiran Walisongo

Makam Sunan Drajat. (Radar Gresik) - Image

Makam Sunan Drajat. (Radar Gresik)

JawaPos.com - Makam Sunan Drajat, yang terletak di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan, bukan sekadar sebuah situs bersejarah, melainkan juga sebuah tempat spiritual yang mengandung warisan seni dan pemikiran dari Walisongo.

Dilansir dari Radar Gresik (JawaPos Grup), Sunan Drajat, atau Raden Qasim, lahir pada tahun 1470 Masehi dan dikenal sebagai salah satu tokoh dari Walisongo.

Bersama dengan saudaranya, Sunan Bonang, ia mendirikan Pesantren Dalem Duwur di Desa Drajat sebagai pusat dakwah pada abad ke-15 dan ke-16 Masehi. Falsafahnya yang sarat dengan pesan kemanusiaan masih terus dihargai dan diwariskan hingga kini.

Dalam perjalanan hidupnya, banyak peninggalan sejarah di Makam Sunan Drajat. Kompleks makam tersebut menyimpan berbagai peninggalan bersejarah.

Pada pintu masuk cungkupnya, terdapat ukiran angka tahun dalam bentuk candrasangkala mulya, menandakan tahun 1531 Saka (1609 M), ketika makam itu dibangun atau direnovasi.

Seiring berjalannya waktu, cungkup tersebut diperluas pada tahun 1544 Saka (1622 M) untuk menampung jumlah peziarah yang semakin meningkat.

Warisan seni Sunan Drajat juga tercermin dalam gamelan yang dihiasi dengan ragam hias singa mengkok, yang dikenal sebagai gamelan Singo Mengkok.

Instrumen musik tersebut, mulai dari bonang hingga rebab, menjadi bagian dari warisan budaya dan seni Nusantara. Semua artefak ini saat ini dipamerkan dengan baik di Museum Sunan Drajat.

Sunan Drajat tidak hanya dikenal sebagai pemikir dan pemimpin dakwah, tetapi juga sebagai sastrawan.

Karyanya berupa tembang pangkur, yang kemudian digabungkan dengan sastra macapat pada akhir abad ke-15, masih menjadi inspirasi hingga saat ini.

Selain itu, Sunan Drajat juga menggunakan sastra suluk dan bait-bait dari Serat Dewa Ruci untuk menyebarkan ajaran Islam.

Melalui warisan seni, pemikiran, dan sejarahnya, Makam Sunan Drajat di Lamongan menjadi saksi kehidupan dan perjuangan Walisongo.

Tempat ini merupakan perjalanan spiritual dan intelektual yang mengajak kita untuk menggali dan menghargai kekayaan warisan budaya Nusantara.

Makam Sunan Drajat tetap menjadi destinasi yang inspiratif dan berharga, mengikat masa lalu yang membentuk masa depan.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore