Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Februari 2024 | 23.45 WIB

Pertamina Beberkan Alasan Tak Naikkan Harga BBM untuk Bulan Februari 2024

Pertamina Beberkan Alasan Tak Naikkan Harga BBM untuk Bulan Februari 2024./My Pertamina - Image

Pertamina Beberkan Alasan Tak Naikkan Harga BBM untuk Bulan Februari 2024./My Pertamina

JawaPos.com - Pertamina telah mengumumkan keputusannya untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bulan Februari 2024 di tengah kenaikkan harga minyak mentah dunia. Hal ini tentu menjadi perhatian sekaligus kabar baik bagi masyarakat luas.

Dilansir dari ANTARA, Sabtu (3/2), PT Pertamina (Persero) mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk tidak menaikkan harga semua jenis bahan bakar minyak (BBM) umum atau non-subsidi.

Berdasarkan ketentuan Kepmen ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No 62/K/12/MEM/2020 tentang Formulasi Harga JBU atau BBM Non-Subsidi, per 1 Februari 2024 operator hilir migas telah melakukan penyesuaian harga BBM di SPBU.

Khusus, harga BBM di SPBU yang dikelola oleh Pertamina tidak mengalami lonjakan harga seperti yang diperkirakan sebelumnya, tetap bertahan pada harga yang sama dengan periode Januari 2024.

Nicke Widyawati selaku Direktur Utama Pertamina mengungkapkan bahwa Pertamina menerapkan digitalisasi dalam seluruh proses bisnis, mulai dari hulu sampai ke hilir.

Penerapan ini berguna untuk meningkatkan efisiensi terhadap biaya produksi. Hal ini dapat memungkinkan mereka untuk menawarkan harga yang terbaik kepada masyarakat.

"Dengan digitalisasi ini yang bisa mengubah operating model atau cara bekerja yang pada akhirnya bisa menciptakan value dalam bentuk cost optimization sehingga Pertamina bisa memproduksi dan memberikan BBM dengan harga terbaik kepada masyarakat," ujar Nicke dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/2).

Nicke menambahkan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi memiliki sifat fluktuatif atau naik turun yang dipengaruhi oleh berbagai faktor penentu.

Faktor-faktor tersebut seperti harga minyak mentah di pasar global, perubahan nilai tukar mata uang, dan bahkan dinamika sosial ekonomi masyarakat.

"Harga BBM di SPBU Pertamina lebih kompetitif. Sebagai BUMN, dalam penetapan harga BBM non-subsidi, kami tetap mempertimbangkan banyak aspek, termasuk daya beli masyarakat," pungkasnya.

Erick Thohir selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan dukungan penuh dari pemerintah terhadap keputusan Pertamina untuk tetap mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, meskipun beberapa pesaingnya telah menaikkan harga di SPBU mereka.

"Keputusan Pertamina tidak menaikkan harga BBM tentu baik untuk menjaga stabilitas dan juga daya beli masyarakat. Disinilah peran BUMN kepada masyarakat. Pertamina juga sudah melakukan efisiensi dalam proses bisnisnya sehingga bisa menghasilkan BBM dengan harga terbaik," tutur Erick Thohir.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore