Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 04.27 WIB

Sebut Kelangkaan Pupuk Subsidi Karena Ulah Koruptor, Mahfud Janji Akan Tertibkan

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Bustomi atau Padepokan Anti Galau di Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jabar. - Image

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Bustomi atau Padepokan Anti Galau di Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jabar.

 
JawaPos.com - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mempertanyakan aliran dana subsidi pupuk dari Pemerintah yang mengalami kenaikan terus setiap tahun. Hal tersebut dia sampaikan dalam kegiatan rembuk rakyat di daerah Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung pada Rabu (31/1). 
 
Mahfud mengatakan berdasarkan data yang dimiliki, jumlah petani semakin sedikit, lahan yang bisa digarap petani lokal pun sedikit, tapi hal tersebut tidak sejalan dengan subsidi pupuk yang terus dinaikan oleh Pemerintah. 
 
"Dari hasil pendataan kami, jumlah petani itu setiap tahun berkurang. Karena orang bertani merasa tidak punya harapan yang bagus, sehingga lebih banyak pergi ke kota tidak mau bertani," kata Mahfud.
 
 
Menurutnya, kasus tersebut terjadi karena adanya oknum yang melakukan korupsi. Mahfud menjanjikan akan menerbitkan oknum koruptor tersebut dan menyediakan pupuk dengan tepat sasaran. 
 
"Oleh sebab itu, yang begini ini kita tertibkan. Penyediaan pupuk yang cukup dan harus sampai pada seluruh rakyat yang membutuhkannya," ujar Mahfud. 
 
Mahfud menyebut, salah satu permasalahan yang ada di masyarakat memang adanya oknum aparat hukum yang tidak bisa menegakkan keadilan. Padahal, hukum merupakan kunci dari kesejahteraan rakyat. 
 
Sebab itu, Mahfud pun menjanjikan akan memberantas para oknum aparat yang kerap tidak menegakkan hukum secara adil. 
 
"Hukum itu menjadi kunci dari kesejahteraan rakyat. Karena kalau hukum tidak ditegakkan maka hak-hak rakyat akan terlanggar. Misalnya kalau ada masalah hukum terkadang dipermainkan aparat. Sudah lapor di polisi, tidak diproses," tegasnya. 
 
Dalam kampanye di Lampung, Mahfud turut didampingi Dewa Penasiha TPN Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid mengajak warga Lampung untuk memenangkan Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024. Menurutnya, Ganjar-Mahfud merupakan duet yang paling mengerti berbagai permasalahan masyarakat. 
 
"Mahfud MD peluru tidak terkendali dalam memberantas korupsi. Rekam jejaknya terlihat nyata. Ketia jabat ketua MK, tidak bisa disogok oleh orang-orang kaya dan bersuara untuk memenangkan kasusnya," tegas Yenny. 
 
Ketegasan Mahfud di bidang hukum, lanjut Yenny, dinilai telah teruji dan tidak membeda-bedakan orang saat menegakkan hukum. 
 
"Bagi Pak Mahfud, hukum harus adil. Tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah," pungkasnya.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore