Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 00.16 WIB

Pemerintah Pastikan PNS yang Pindah ke IKN Disesuaikan dengan Kesiapan Hunian

Pembangunan proyek di kawasan inti pusat pemerintahan IKN. (Antara) - Image

Pembangunan proyek di kawasan inti pusat pemerintahan IKN. (Antara)

 
JawaPos.com - Pemerintah memastikan PNS yang akan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) akan disesuaikan dengan kesiapan huniannya. Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan hingga Juli 2023 sudah ada 7.500 ASN yang siap pindah ke IKN.
 
Terkait itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi untuk menyiapkan hunian. Meski tidak menyebutkan jumlah, Anas menyatakan beberapa tower hunian di IKN sudah ada yang disiapkan untuk PNS sembari melihat perkembangan tower-tower lainnya.
 
"Sampai sekarang sudah ada beberapa tower kita koordinasi, sampai Juli kurang lebih ada 7.500-an ASN yang siap pindah. Tentu kita akan lihat lagi perkembangan tower-tower yang ada," kata Menteri PANRB kepada wartawan di Kantor Bappenas, Jakarta, kemarin.
 
 
Lebih lanjut, Anas mengatakan dalam rencana pemindahan PNS ke IKN, Kementerian PANRB diberikan tiga tugas yang berkaitan dengan sistem tata kelola hingga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
 
"Pertama diminta memastikan terkait SDM yang berkualitas, yang kedua terkait dengan tata kelola, yang ketiga terkait dengan sistem digital yang nanti akan digunakan," ujar Anas.
 
"Oleh karena itu sekarang pengintegrasian sistem digital bagi layanan birokrasi sedang kerja keras ini bersama GovTech. Siang malam marathon terutama untuk terkait dengan Smart ASN," imbuhnya.
 
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan tengah mendorong percepatan pelaksanaan pembangunan Rumah Susun (Rusun) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Hankam yang akan bertugas di IKN Nusantara. Nantinya, para ASN-Hankam akan tinggal di unit Rusun seluas 98 m2. 
 
Setiap unit hunian terdiri dari ruang tamu, dapur, area servis, 3 kamar tidur, dan 2 kamar mandi. Secara jumlah, pemerintah menyiapkan 47 Tower Rusun ASN-Hankam berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan IKN sub-WP 1A dengan total lahan seluas 45,91 hektar.
 
Masing-masing tower dibangun setinggi 12 lantai. Dimana lantai 1 dan 2 dimanfaatkan untuk podium fasos/fasum (fitness, public space, dsb), sedangkan 10 lantai sisanya untuk hunian. Secara keseluruhan dari 47 tower rusun ASN-Hankam memiliki total 2.820 unit dengan tipe 98 m2 untuk tiap unitnya.
 
Pembangunan rusun terdiri dari 31 rusun untuk ASN dengan jumlah 1.860 unit untuk menampung 5.580 orang. Kemudian Rusun Hankam terdiri dari 7 rusun untuk personel POLRI dan Badan Intelijen Negara (BIN) serta 9 rusun untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dengan total 960 unit yang menampung 2.880 personel. 
 
Pembangunan 47 tower rusun bagi ASN dan Hankam dilaksanakan selama 19 bulan dengan target selesai seluruhnya pada Desember 2024.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore