Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 00.13 WIB

Sekjen PBNU Gus Ipul Bersuara Soal Pemilihan Umum Satu Putaran

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf/Gus Ipul (kiri) bersama Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. - Image

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf/Gus Ipul (kiri) bersama Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menganggap wacana Pilpres 2024 berlangsung satu putaran sebagai langkah yang positif karena dapat menghemat anggaran negara.

Dilansir dari Antara Rabu (31/1), Gus Ipul menyatakan bahwa pilpres satu putaran juga dapat mendukung kekhusyukan ibadah umat Islam, terutama selama bulan Ramadhan 1445 Hijriah, yang tidak akan terganggu oleh kampanye politik.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Gus Ipul menyampaikan, "Kita bisa hemat anggaran. Pas puasa nanti, kita bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk, tidak disibukkan dengan kampanye dan hiruk-pikuk lainnya." Menurutnya, pilpres satu putaran akan membawa kebaikan.

Gus Ipul juga menyoroti hasil survei terbaru dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, yang menunjukkan persentase elektabilitas pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah mencapai 50,7 persen.

Berdasarkan hasil survei tersebut, Gus Ipul menyatakan keyakinannya bahwa wacana pilpres satu putaran memiliki potensi untuk menjadi kenyataan. Selain memberikan tanggapan terhadap wacana tersebut, Gus Ipul juga mengajak warga Nahdliyin untuk aktif menggunakan hak pilihnya.

Dia mendorong mereka untuk hadir di tempat pemungutan suara (TPS) pada 14 Februari mendatang untuk berpartisipasi dalam pemilihan. 

Gus Ipul berharap partisipasi aktif warga Nahdliyin dalam proses demokrasi ini akan memberikan dampak positif pada perwujudan keputusan pemilihan presiden.

Penting untuk dicatat bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah resmi menetapkan tiga pasangan calon sebagai peserta Pemilu 2024.

Pasangan calon tersebut adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dari nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dari nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dari nomor urut 3.

Keseriusan Gus Ipul dalam mengajak warga untuk menggunakan hak pilihnya mencerminkan upaya meningkatkan partisipasi demokratis dalam pemilihan tersebut.

Masa kampanye dijadwalkan berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, dengan masa tenang pada 11–13 Februari 2024.

Pemungutan suara presiden-wakil presiden dan anggota legislatif akan dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia pada 14 Februari 2024.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore