Ali Imron dikawal oleh polisi Indonesia di Bali pada tahun 2003. (Sumber Foto: CRACK/REUTERS)
JawaPos.com – Ali Imron, tersangka kasus pengeboman di Bali pada 2002 silam yang dijatuhi hukuman seumur hidup, sedang meminta pengampunan dari presiden.
Ia beralasan dengan mengatakan bahwa ia ingin dibebaskan sehingga ia dapat bekerja pada proyek deradikalisasi di seluruh Indonesia.
Dilansir dari The Guardian Imron yang berusia 54, telah menghabiskan 21 tahun penjara atas pemboman yang menewaskan 202 orang di pulau Bali, Indonesia, termasuk 88 warga Australia dan 38 warga Indonesia.
Dalam sebuah wawancara dengan South China Morning Post (SCMP), Ali mengharapkan pengampunan dari Presiden Indonesia Joko Widodo, ia mengatakan bahwa ia merasa lelah.
“Saya tidak ingin dibebaskan semata-mata karena alasan pribadi, Saya ingin bebas agar bisa menggarap program deradikalisasi di seluruh Indonesia” kata Imron kepada SCMP.
“Dari sudut pandang pribadi, saya lebih baik berada di dalam ruangan dimana tidak ada risiko terhadap hidup saya,” tambahnya.
“Saya harus menyampaikan faktanya kepada Masyarakat, Jemaah Islamiyah masih eksis sebagai sebuah organisasi dan masih ada potensi ancaman terhadap masyarakat,” ujarnya mengacu pada kelompok teror yang melakukan serangan di Bali.
“Saya hanya bisa melakukan banyak hal di penjara untuk memperingatkan orang-orang agar tidak merencanakan serangan lagi,” tambahnya.
Selama di penjara, ia terlibat dalam program deradikalisasi pemerintah, termasuk berbicara di sekolah untuk memperingatkan terhadap ekstremisme.
Pemerintah Indonesia telah menggabungkan upaya deradikalisasi dengan tindakan keras keamanan sebagai bagian dari upaya kontra-terorisme.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
