Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Januari 2024 | 21.20 WIB

Jadi Caleg dan Tim Sukses Capres, 63 Fungsionaris PBNU Dinonaktifkan, Berikut Sosoknya

Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa berpidato di depan puluhan ribu jemaah saat Harlah Muslimat NU ke-78 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (20/1/2024). - Image

Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa berpidato di depan puluhan ribu jemaah saat Harlah Muslimat NU ke-78 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

JawaPos.com - Keputusan besar diambil jajaran petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait pengurusnya yang terlibat dalam politik praktis. Kemarin (21/1) sebanyak 63 orang fungsionaris pengurus dinonaktifkan dari PBNU lantaran mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (caleg) dan atau menjadi tim sukses (timses) calon presiden dan wakil presiden.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi Amin Said Husni. Dia menyampaikan, keputusan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 285/PB.01/A.II.01.08 /99/01/2024.

Sedikitnya terdapat 63 nama fungsionaris yang dinonaktifkan dari jajaran Pengurus Harian dan Pleno PBNU berdasar SK tersebut (lihat grafis).

”Penonaktifan fungsionaris PBNU itu terhitung sejak tanggal penetapan oleh lembaga yang berwenang sampai dengan selesainya proses Pemilihan Umum 2024,” ujar Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi Amin Said Husni melalui keterangan resminya kemarin (21/1).

Amin mengungkapkan, di antara mereka yang dinonaktifkan itu, ada yang menjabat mustasyar, pengurus harian syuriah dan tanfidziyah, a’wan syuriah, hingga pengurus badan otonom dan lembaga. Saat ini mereka tersebar di beberapa partai dan semua tim pemenangan calon presiden.

Dari jajaran mustasyar, misalnya, terdapat nama Habib Luthfi bin Yahya yang merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan rais aam Jatman PBNU. Habib Luthfi menjadi timses capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran. Lalu, ada pula mantan politikus PKB Muhammad A.S. Hikam yang kini juga menjadi anggota timses paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Di jajaran pengurus harian syuriah dan tanfidziyah, terdapat 5 caleg dan 11 orang yang masuk tim capres. Mereka, antara lain, KH Ma’shum Faqih (Timnas Amin), Khofifah Indar Parawansa (TKN Prabowo-Gibran), dan KH Mustofa Aqil Siradj (TPN Ganjar-Mahfud).

Nama Khofifah Indar Parawansa sebagai ketua umum Muslimat NU juga masuk jajaran pengurus pleno PBNU yang dinonaktifkan. Selain gubernur Jawa Timur itu, terdapat Ketua Umum Jam’iyatul Qurra’ wal Huffadz Saifullah Ma’shum (Timnas Amin) dan Ketua Umum Persatuan Guru NU KH Asep Saifuddin Halim (TKN Prabowo-Gibran).

Ada pula nama-nama lainnya seperti Ketua Umum Ikatan Sarjana NU Ali Masykur Musa, Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian NU Nusron Wahid, hingga Ketua Badan Pengembangan Inovasi Strategis Yenny Wahid yang juga menjadi timses capres-cawapres pada Pilpres 2024.

Mantan bupati Bondowoso itu menjelaskan, mayoritas nama mengajukan izin cuti atau nonaktif sejak ada penetapan dari KPU. Surat keputusan tersebut dibuat sebagai penegasan dari PBNU atas permohonan nonaktif mereka. ”Semua fungsionaris tersebut adalah nama-nama yang secara resmi tercatat sebagai calon legislatif atau tim sukses calon presiden dan wakil presiden,” tegasnya. (mia/tyo/c7/oni)

---

BEBERAPA PENGURUS PBNU YANG DINONAKTIFKAN

1. Mustasyar Pengurus Pleno PBNU Herman Deru (timses capres)

2. Rais Aam Jatman PBNU Habib Luthfi bin Yahya (timses capres)

3. Mustasyar Pengurus Pleno PBNU Muhammad A.S. Hikam (timses capres)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore