Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juni 2022 | 12.48 WIB

Tanggap Darurat, Pemprov Sulbar Siapkan Dapur Umum untuk Korban Gempa

Bagan lokasi titik gempa di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. BMKG/Antara - Image

Bagan lokasi titik gempa di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. BMKG/Antara

JawaPos.com–Penjabat Gubernur Sulawesi Barat memantau kondisi pengungsi gempa berkekuatan 5,8 magnitudo. Para pengungsi itu ditampung di areal kompleks Stadion Manakarra Kota Mamuju.

”Yang terpenting saat ini adalah jaga kebersamaan, jaga kekompakan seluruh masyarakat Mamuju menghadapi bencana gempa ini,” kata Pj Gubernur Sulawesi barat Akmal Malik didampingi Bupati Mamuju Sutinah Suhardi seperti dilansir dari Antara di Mamuju.

Dia mengatakan, Pemerintah Sulbar akan terus bersama masyarakat, memberikan yang terbaik dalam membantu penanganan bencana bagi para pengungsi. Pemerintah telah melakukan rapat koordinasi penanganan bencana untuk membantu pengunsi gempa di Mamuju.

”Dilakukan mapping penanganan bencana gempa di Mamuju. Pemerintah Sulbar akan mengkoordinir penanganan gempa di kompleks Stadion Mamuju dan Polda Sulbar di wilayah jalur dua kota Mamuju,” terang Akmal Malik.

Dia menjelaskan, pengungsi di Stadion Mamuju mencapai 11 ribu orang dan segera akan disiapkan dapur umum dan makanan siap saji bagi pengungsi tersebut. Pemerintah Sulbar melakukan tanggap darurat penanganan bencana.

”Kami akan disiapkan makanan siap saji untuk pengunsi, termasuk membantu tenda darurat bagi masyarakat dan memberikan terpal dan selimut,” terang Akmal Malik.

Sebelumnya dia menyarankan agar masyarakat Mamuju tetap menjauhi bangunan tinggi dan tidak perlu panik tapi tetap waspada. ”Jauhi bangunan tinggi, karena gempa itu menimbulkan korban terbanyak akibat tertimpa reruntuhan,” tutur Akmal Malik.

Akmal berharap bencana itu cepat berlalu dan semua masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Sebelumnya, ribuan warga dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat meninggalkan Kota Mamuju menuju wilayah ketinggian untuk menghindari gempa susulan. Ribuan warga Kota Mamuju tersebut panik serta berlarian membawa sanak keluarganya mengungsi di sejumlah titik di wilayah pegunungan Kota Mamuju.

Badan Meteroligi klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis titik gempa berlokasi di laut dengan jarak 26 kilometer dari Kota Mamuju di kedalaman 10 kilometer. Episentrum gempa berada di koordinat 2,77 lintang selatan dan 118,56 bujur timur.

Gempa tersebut membuat sejumlah bangunan pemerintah mengalami kerusakan ringan. Dilaporkan tidak ada korban jiwa namun sejumlah warga mengalami luka ringan akibat tertimpa bangunan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore