Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Januari 2024 | 16.49 WIB

Waspadai Potensi Hujan Badai di Sejumlah Daerah, BMKG: Cuaca Saat Ini Dampak dari Siklon Tropis Anggrek

Hujan badai diprakirakan akan terjadi di sejumlah daerah di Indonesia pada Kamis (18/1). (Hendra Eka/ Jawa Pos) - Image

Hujan badai diprakirakan akan terjadi di sejumlah daerah di Indonesia pada Kamis (18/1). (Hendra Eka/ Jawa Pos)

JawaPos.com – Potensi hujan badai diprakirakan akan menerjang sejumlah daerah di Indonesia pada Kamis. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca hujan badai yang terjadi akhir-akhir ini.

Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG pada Kamis (18/1) potensi hujan badai diprakirakan terjadi di sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menyusul sejumlah wilayah lainnya yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Papua Barat.

Selain itu hujan badai, sejumlah daerah juga berpotensi akan dilanda terjangan angin kencang. Kecepatan angin diprakirakan lebih dari 45 kilometer per jam. Daerah itu antara lain Aceh, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, dan Maluku.

Dilansir dari Kantor Berita ANTARA, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyampaikan cuaca hujan badai dan angin kencang yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh Siklon Tropis Anggrek yang meningkat dari kategori satu ke kategori dua.

“Diperkirakan Siklon Tropis Anggrek meningkat dari kategori satu ke kategori dua dalam kurun waktu 24 jam ke depan dan bergerak menuju arah selatan” ujarnya.

Terjadi dampak secara tidak langsung dari naiknya kategori Siklon Tropis Anggrek terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia. Terpantau berada di Samudera Hindia barat wilayah Bengkulu.

Bentuk dari dampak siklon ini adalah terjadinya gelombang laut tinggi di kisaran 1.25 hingga 2,5 meter di Selat Sunda bagian barat dan selatan, lalu di perairan barat Kepulauan Mentawai sampai Lampung, Bengkulu hingga Pulau Enggano, serta perairan selatan Banten hingga Jawa tengah.

“Juga terdapat potensi gelombang laut yang lebih tinggi di kisaran 2,5 hingga 4 meter yang diprakirakan terjadi di Samudera Hindia Barat yakni Kepulauan Mentawai hingga Lampung serta di Samudera Hindia selatan Banten” pungkasnya

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore