
SEDIH: Baliah, Pengemis Viral
JawaPos.com – Fakta demi fakta terungkap dari sosok pengemis viral dengan kalimat ‘Aa Kasihan Aa’, yang diketahui bernama Baliah.
Baliah adalah perempuan paruh baya dari Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Dilansir dari Radar Kudus (Jawa Pos Group), Minggu (14/1), Baliah memang tergolong keluarga tidak mampu.
Sehari-harinya ia mengemis di Kawasan Gunung Salak, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia juga berkeliling pemukiman serta Curug Cigamea setiap akhir pekan.
Dalam sehari, Baliah dengan caranya yang khas saat mengemis, bisa menghasilkan sebanyak Rp 100 ribu.
Itu pun masih harus dipotong untuk ojek menuju pulang sekitar 30 menit, lalu kebutuhan paket data dan uang jajan untuk sang anak, dan sisanya ia belikan untuk beras.
Saat bekerja, Baliyah selalu membawa sebuah tas hitam sambil membawa baskom sebagai wadah menerima sedekah dari pengunjung wisata.
Baca Juga: Viral! Seleb Tiktok Datangi Pengemis Aa Kasian Aa di Gunung Salak, Ternyata Begini Kisah Pilunya
Banyak netizen mengira bahwa Baliyah adalah orang kaya yang menyimpan banyak uang di tasnya.
Namun ternyata saat dibuka, tas tersebut berisi beberapa barang penting seperti payung, karung, baskom, piring hijau, dan botol air mineral berisi air.
Sementara itu, di kediamannya, Baliah tak sendirian. Ia tinggal bersama suaminya, Ropik, yang memiliki keterbatasan pendengaran dan bekerja serabutan. Sementara Baliah sendiri, konon juga kesulitan dalam berkomunikasi.
Baliah dan Ropik memiliki anak semata wayang yang saat ini masih bersekolah dan duduk di bangku kelas 5 SD.
Rumah yang ditinggali Baliah sekeluarga tampak sederhana dengan cat warna hijau. Namun, sejumlah perabotan di rumahnya sudah mulai usang.
Baliah menjadi viral setelah seorang netizen merekamnya ketika sedang meminta derma. Ia disorot, lantaran caranya mengemis dinilai tak biasa, yakni dengan kalimat ‘Aa Kasihan Aa’ bernada unik, sambil menggerakkan badannya dan tangannya menyodorkan baskom.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
