Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Januari 2024 | 03.46 WIB

Dinamika Pilpres di Jatim Pasca Khofifah Gabung TKN Dukung Prabowo-Gibran, Paslon 1 dan 3 Beri Tanggapan!

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menepati janjinya terkait penjelasan posisi politiknya dalam Pilpres 2024 mendatang. 

Melansir Antara News, Khofifah mengumumkan secara langsung kesiapannya untuk bergabung ke dalam Tim Kampanye Nasional  (TKN) pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur tersebut saat ditemui di Ruang VIP Bandara Udara Internasional Juanda pada Rabu (10/1) usai menghadiri Rapat Koordinasi Program Prioritas Jatim Tahun 2024. 

“Jadi kan ada pembina pengarah. Saya bilang silakan saya dimasukkan dalam tim dan silakan disampaikan revisi ke KPU pusat. Mas Nusron (Sekretaris TKN) akan menyampaikan ke KPU pusat dan mungkin besok baru diumumkan TKN," ucap Khofifah.

Ungkapan tersebut tentu semakin memperkuat elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran di Jawa Timur setelah sebelumnya diketahui hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) di Jawa Timur Periode 23-24 Desember 2023 unggul 47,1 persen. 

Angka tersebut tentu cukup tinggi jika dibandingkan dengan pasangan calon nomor urut  3 dengan hasil 29,5 persen, sedangkan perolehan terendah oleh nomor urut  1 yang mendapatkan hasil 16 persen dukungan. 

Menanggapi hal ini, Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengaku tidak terpengaruh dengan ungkapan dukungan Khofifah dan menghormatinya sebagai hak politik. 

"Kami (Ganjar-Mahfud) bukan capres-cawapres yang gampang khawatir," kata Ganjar dalam kunjungannya di Tegal, Jawa Tengah hari ini.

Ganjar juga merasa percaya diri dengan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Gajar-Mahfud yang kuat dan solid bergerak di Jawa Timur.

Hingga hari ini kampanye paslon nomor urut 3 di Jatim masih terus dilakukan yang diwakili oleh Mahfud dengan rincian kunjungan ke sejumlah ponpes di daerah Madura, yaitu Ponpes Nahdlatut Thullab, Ponpes Darul Ulum II Al-Wahidiyah, serta Ponpes Karangdurin.

Sementara itu, Calon Wakil Presiden nomor urut 1  Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin mengaku telah mengetahui sejak lama terkait keberpihakan Gubernur Khofifah dalam Pilpres 2024. 

Cak Imin mengungkapkan bahwa perbedaan arah dukungan politik ini bahkan telah diketahuinya jauh sebelum kontestasi Pemilu 2024 dimulai. 

“Tahun 2019 pun Khofifah juga berbeda pilihan dengan PKB, artinya kami tetap optimis (memperoleh) suara terbanyak di Jawa Timur. Jadi tidak ada urusannya dengan Khofifah," ungkapnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore