Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Desember 2023 | 03.36 WIB

Ketika Logat Madura Mahfud Keluar Tanggapi Jawaban Cak Imin 'Prosedurnya Bertele-tele'

Menko Polhukam Mahfud MD saat melakukan pertemuan di Grha Oikumene, Jakarta, Selasa (19/12/2023). - Image

Menko Polhukam Mahfud MD saat melakukan pertemuan di Grha Oikumene, Jakarta, Selasa (19/12/2023).

JawaPos.com - Calon wakil presiden (Cawapres) Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar mendapat kesempatan kedua pada segmen kedua dalam debat cawapres dengan tema ekonomi, Jumat (22/12). Pria yang akrab disapa Cak Imin itu mendapat pertanyaan bagaimana strateginya bersama Anies Baswedan jika terpilih nanti untuk meningkatkan investasi guna mendorong usaha menengah dan membuat usaha kecil naik kelas.

Sebelumnya moderator menyampaikan bahwa kontribusi usaha menengah terhadap perekonomian nasional hanya 13 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan Thailand yang sebesar18 persen, bahkan Singapura yang mencapai 22 persen.

"Investasi, salah satu yang paling penting buat pertumbuhan ekonomi kita. Dan investasi tidak akan ada masuk ke Tanah Air kita apabila tidak kita bangun trust, kepercayaan internasional, kepercayaan dalam negeri. Dengan apa? Dengan kepastian hukum dan kestabilan usaha yang berkembang di masyarakat kita," kata Cak Imin.

Di sisi lain, menurutnya, investasi masih sangat tertutup. Kata Muhaimin, pihaknya menginginkan investasi di Indonesia menjadi begitu terbuka dan tidak hanya berkonsentrasi pada investasi yang menumpuk pada sektor-sektor tertentu atau padat modal.

"Kita perlu menggeser investasi ini menjadi padat karya yang bisa melibatkan seluruh anak bangsa ini mendapatkan pekerjaan. Di sisi lain, investasi yang transparan akan membuka akses usaha kecil dan menengah untuk terlibat di dalam investasi yang masuk ke dalam negeri maupun yang ada di masyarakat," imbuh mantan Menaker itu.

Kedua, lanjut Cak Imin, agar investasi ini bisa masuk untuk UMKM dan seluruh usaha kecil, maka perlu dilakukan penguatan kapasitas dan kualitas produksi dari UMKM. Pemerintah juga perlu memberi fasilitas kemampuan pemasaran untuk meyakinkan para calon investor dari dalam maupun luar negeri.

"Yang lebih penting dari itu adalah kepastian hukum termasuk di dalamnya adalah jaminan investasi tidak disalahgunakan atau tidak menjadi beban baru dalam artian investasi mengandung kecurigaan kerugian yang itu diakibatkan keperayaan yang menurun. Kredibilitas pemerintah, hukum harus ditegakkan untuk membangun trust agar semua yang investasi merasa aman," ungkap Ketua Umum PKB itu.

Menanggapi jawaban Cak Imin, Cawapres Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka menuturkan bahwa pekerjaan rumah pemerintah Indonesia kedepan yakni menurunkan indeks Incremental Capital Output Ratio (ICOR). "Kita ingin indeks ICOR kita turun ke angka 4 atau 5 persen, sehingga investasi akan naik dan akan menumbuhkan trust dari para calon investor," kata Wali Kota Surakarta itu.

Selain itu, Gibran juga menginginkan adanya koneksi dari akses logistik. Dengan demikian, distribusi barang bisa lebih murah. Terakhir, Gibran menginginkan ada lebih banyak inkubasi bagi UMKM, sehingga mereka bisa naik kelas.

Sementara itu, Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD merasa jawaban Cak Imin cukup normatif. "Cak Imin, calon wakil presiden paslon 1, begini. Yang Bapak sampaikan itu tadi saya kira sangat normatif. Seharusnya, seharusnya, seharusnya, begitu. Di lapangan Pak, investasi itu sulit lho Pak," kata Mahfud.

"Prosedurnya bertele-tele, ada conflict of interest, dimana ada pejabat yang ngurus itu misalnya, harus mendapat sesuatu, tapi disalurkan lewat A. Itu laporan yang masuk ke saya," imbuh Menkopolhukam Jokowi ini, yang terdengar kental logat Maduranya.

Perizinan untuk UMKM pun, kata Mahfud, masih terlalu panjang prosedurnya. "Perlu 24 meja untuk mendapat izin UMKM. Pertanyaan saya, instrumen hukum apa yang Pak Imin bisa sediakan untuk menjawab itu semua? Selesai," pungkas Mahfud MD.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore