Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Desember 2023 | 03.26 WIB

Pamer Outfit Adat NTT dan Madura, Ganjar Pranowo Ungkap Pesan: Ini Menunjukkan Masalah Dihadapi Rakyat

Outfit Capres – Cawapres 2024 Saat Debat Kedua, Ganjar – Mahfud Pakai Baju Adat NTT Dan Madura./YouTube KPU.

JawaPos.com – Helatan debat kedua capres-cawapres 2024, berlangsung pada hari ini, Jumat (22/12) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dan disiarkan secara langsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dalam momen ini, calon wakil presiden berkesempatan maju untuk memaparkan visi misi mereka di hadapan publik.

Tiga calon wakil presiden yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabumingraka, dan Mahfud MD akan berada dalam satu panggung.

Dalam pantauan JawaPos.com di kanal YouTube KPU, ketiga paslon sudah diperkenalkan kepada audiens oleh dua moderator pilihan KPU, yakni Alfito Deannova Ginting dan Liviana Cherlisa.

Ketiga pasangan calon pemimpin Indonesia itu, tampak mengenakan pakaian yang senada. Pasangan nomor urut 1, yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar mengenakan setelan jas berwarna hitam dan putih, lengkap dengan songkok hitam khas Indonesia.

Kemudian pasangan nomor urut 2, yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumingraka, seragam mengenakan kemeja berwarna biru muda dan celana hitam, persis dengan saat deklarasi beberapa waktu lalu.

Sementara yang terakhir, pasangan nomor urut 3 yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD tampil dengan berbeda dari dua rivalnya.

Ganjar tampak mengenakan pakaian adat lengkap dari Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Mahfud MD mengenakan pakaian adat Madura.

Dilansir dari Antaranews, Mahfud MD membeberkan alasannya mengenakan pakaian adat Madura yang identik dengan warna merah dan putih.

Selain karena lahir di tanah Madura, menurut Mahfud, pakaian adat Pesa’an tersebut dinilai erat dengan rakyat dan bahkan seluruh lapisan masyarakat.

“Ini baju rakyat, ini baju dua lapis ada lapisan priyayi dan ada lapisan rakyat dan juga ini baju rakyat sehingga saya pake baju ini,” kata Mahfud MD.

Bahkan lebih dari itu, Mahfud juga tak segan mengungkapkan bahwa baju adat Pesa’an menunjukkan permasalahan Indonesia yang saat ini masih dihadapi dan belum terselesaikan.

“Baju ini menunjukkan masalah dihadapi rakyat," pungkasnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore