Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Desember 2023 | 20.37 WIB

1,9 Juta Warga Palestina di Gaza Mengungsi, Benarkah Informasi Polisi Razia Pengguna Kaos Berlambang Berbendera Palestina di Indonesia?

Sejumlah warga memeriksa sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan (1/12/2023). (ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad) - Image

Sejumlah warga memeriksa sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan (1/12/2023). (ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad)

JawaPos.com – Sebuah video yang beredar di media sosial sejak 14 November menarasikan tiga orang berpakaian kaos hitam terjaring razia polisi.

Dalam narasi yang dituliskan di media sosial Facebook tertulis “Razia, tidak boleh pakai kaos bela Palestina padahal Indonesia negara yang sangat mendukung kemerdekaan Palestina.”

Video dengan narasi tersebut tidaklah benar. Pihak berwajib tengah melakukan razia yang digelar pada tahun 2020.

Tangkapan layar video dan narasi hoaks yang menyatakan polisi merazia pengguna kaos berlambang Bendera Palestina (Facebook)

Mengutip dari Antara, pada pakaian yang dikenakan orang yang terjaring razia terdapat gambar sosok mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Ketiga orang tersebut hendak mengikuti aksi 1812 akan tetapi terjaring razia yang diadakan oleh Polresta Tangerang.

Aksi 1812 adalah demo yang dilakukan para mantan anggota FPI untuk menuntut pembebasan bekas pimpinannya, Rizieq Shihab. Kegiatan tersebut melanggar aturan karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian.

Selain itu, FPI telah dibubarkan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Larangan Kegiatan Penggunaan Simbol dan Atribut serta Penghentian Kegiatan FPI yang dirilis pada 30 Desember 2020.

Sementara itu, konflik yang terjadi di Jalur Gaza masih terus berlangsung. Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mencatat hampir 1,9 juta orang atau 80 persen populasi di Jalur Gaza telah mengungsi sejak 7 Oktober.

Tak hanya itu, dilaporkan pula hingga Sabtu (2/12) sebanyak 111 staf UNRWA meninggal dunia sejak awal perang.

Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Gaza telah melonjak menjadi 15.899 orang sejak awal konflik pada 7 Oktober, menurut pengumuman Kementerian Kesehatan di daerah kantong Palestina yang terkepung itu pada Minggu (3/12).

Sedangkan jumlah korban luka-luka di Jalur Gaza selama periode yang sama juga meningkat menjadi 41.316 orang. Sementara itu, jumlah korban tewas di Israel tercatat sekitar 1.200 orang.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore