
Para muslim Rohingya ketika tiba di sebuah pantai di Sabang, Aceh, Indonesia pada Rabu (22/11). (Sumber: REUTERS/Riska Munawarah)
JawaPos.com - Lebih dari 200 orang etnis Rohingya telah mendarat di provinsi Aceh, Indonesia, pada Selasa (21/11) malam.
Total sudah ada 1.000 orang minoritas muslim Myanmar yang datang ke provinsi tersebut dalam kurun waktu seminggu, kata seorang pemimpin komunitas nelayan di provinsi itu dilansir dari Reuters.
Selama November hingga April, banyak anggota minoritas yang teraniaya meninggalkan Myanmar dengan kapal seadanya menuju Thailand, Bangladesh, Malaysia, dan Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim.
Ketua komunitas nelayan Aceh, Miftach Cut Adek mengatakan bahwa kedatangan terakhir berjumlah 216 orang yang terdiri dari sebagian besar perempuan dan anak-anak telah tiba di dekat Sabang, di ujung utara pulau Sumatra, pada Selasa (21/11) malam.
Mitra Salima Suryono, juru bicara badan pengungsi PBB di Indonesia, mengatakan bahwa para pengungsi Rohingya ini mencari suaka untuk berlindung dan mencari kehidupan yang lebih layak dan aman.
"Alasan mereka bermigrasi adalah untuk mencari kehidupan yang lebih aman," kata Mitra.
Mitra mengatakan penduduk desa Aceh telah berusaha mencegah ratusan orang Rohingya mendarat di daerah Bireuen di timur laut Sumatera pada pekan lalu, meskipun mereka akhirnya berhasil mendarat pada Minggu (19/11).
Selama bertahun-tahun, warga Rohingya telah meninggalkan Myanmar yang mayoritas penduduknya beragama Buddha.
Secara umum, mereka dianggap sebagai penyelundup asing dari Asia Selatan, ditolak kewarganegaraannya, dan menjadi sasaran pelecehan.
Hampir satu juta warga Rohingya tinggal di kamp-kamp pengungsi di distrik perbatasan Bangladesh, Cox's Bazar, sebagian besar setelah melarikan diri dari tindakan kekerasan yang dipimpin oleh militer Myanmar pada 2017.
Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan pihaknya 'tidak mempunyai kewajiban atau kapasitas untuk menampung pengungsi, apalagi memberikan solusi permanen'.
Usman Hamid, direktur kelompok hak asasi manusia Amnesty International Indonesia, menyerukan pihak berwenang untuk menerima warga Rohingya dan berbicara dengan negara tetangga, terutama Malaysia dan Thailand, tempat warga Rohingya juga sering singgah untuk mencari dan menemukan solusi bersama.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
