Ilustrasi OTT Bawaslu Medan/Freepik.com
JawaPos.com - Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, merasa malu dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat anggota komisioner Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Medan.
Dikatakan oleh Ahmad Doli Kurnia, ia meminta supaya Bawaslu RI segera mengambil tindakan tegas terkait OTT yang menjerat Bawaslu Kota Medan.
Kemudian, Ahmad Doli Kurnia juga menyampaikan jika anggota Bawaslu yang terindikasi dipanggil Polda berjumlah lima orang.
"Hari ini lima-limanya (Anggota Bawaslu Kota Medan) dipanggil sama Polda dan terindikasi juga mengaitkan teman-teman KPU di kota Medan juga," kata Doli yang dikutip JawaPos.com dari dpr.go.id, Rabu (22/11).
"Ini persoalan sangat serius tinggal 80-an hari lagi, ada penyelenggara kena OTT. Oleh karena itu, saya kira Bawaslu harus mengambil sikap tegas tentang itu. Walaupun nanti KPU ada yang terlibat juga begitu," imbuhnya.
Selanjutnya, setelah adanya OTT tersebut, Doli mengaku langsung mengundang Ketua Bawaslu RI dan Ketua KPU RI untuk membahas soal kejadian tersebut.
Lantaran, dengan adanya kejadian OTT akan berdampak tidak percayanya masyarakat kepada penyelenggara pemilu.
"Supaya kita menyelamatkan institusinya. Jangan sampai nanti merembet, nanti orang distrust kepada penyelenggara Pemilu dan akhirnya kalau dibiarkan bisa distrust kepada Pemilunya. Jadi harus diambil tindakan tegas soal itu,"
Menurutnya, kasus OTT tersebut sangat memalukan sekali, karena uang yang mau diambil jika dibagi hanya Rp.5 juta per orang.
"Ini menurut saya memalukan sekali, karena yang mau dicolong pun kalau dibagi katanya cuma Rp5 juta per orang," ucap Politis Fraksi Partai Golkar ini.
Diketahui, Komisioner Bawaslu Kota Medan, Azlansyah Hasibuan (32) terjerat OTT oleh tim Opsnal Kelompok Kerja Penindakan Saber Pungli Provinsi Sumut di salah satu hotel di Kota Medan.
Tak hanya Azlansyah, Polisi juga meringkus dua orang lainnya yaitu Indra Gunawan (25) dan Fahmi Wahyudi Harahap (29). Ketiganya tertangkap tangan saat menerima uang atas dugaan pemerasan dari salah seorang calon anggota legislatif Kota Medan.
Kemudian, Azlan di-OTT pada Selasa, 14 November 2023 malam di Hotel JW Marriott, Medan. Azlan diduga ditangkap atas dugaan suap dari salah satu Caleg Partai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022