
Ilustrasi pembacokan. (Istimewa)
JawaPos.com - Seorang siswa SMP di di Sugio, Lamongan berinisial M, 14, tega membacok gurunya menggunakan bendo atau parang. Hal itu dilakukan M lantaran tak terima ditegur sang guru karena tidak memakai sepatu di dalam kelas.
Kejadian itu dibenarkan Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro Ia menjelaskan keronologi kejadian yang terjadi Rabu (15/11).
"Benar, kami baru terima laporannya Rabu sore ini tadi sekitar pukul 16. 15 WIB," katanya, Rabu (15/11).
Baca Juga: Kemendikbudristek Bagikan Cara Menangani Masalah Kekerasan di Lembaga Pendidikan, Simak Tipsnya
Ia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi terjadi di dalam ruang kelas 8 sekira pukul 08.30 WIB. Saat itu, korban hendak mengajar mata pelajaran IPA masuk ke ruang kelas 8.
Namun saat itu, korban mendapati M dan 2 siswa lainnya ternyata tidak memakai sepatu saat berada di ruang kelas. Ketika itu, korban hanya menegur mengapa tidak memakai sepatu.
"Ternyata teguran ini tidak diterima oleh M yang dengan spontan pelaku beranjak dari kursi tempat duduknya dan melempar kursi ke arah korban hingga mengenai kaki korban," tutur Anton seperti dikutip Radar Kudus (Jawa Pos Grup), Kamis (16/11).
Mendapati kejadian ini, korban kemudian meminta bantuan 2 siswa lainnya yang ada di kelas untuk mengantar pelaku keluar dari kelas. Ternyata, beberapa saat kemudian, pelaku kembali ke ruangan kelas dengan membawa senjata tajam jenis bendo.
Bendo itu kemudian diayunkan ke arah si guru hingga mengenai jari tangan kiri korban. Aksi tersebut seempat membuat gaduh hingga membuat siswa lainnya ketakutan.
"Ulah siswa ini memicu kegaduhan di ruang kelas hingga beberapa siswa berteriak ketakutan melihat reaksi pelaku," ucap Anton.
Akibat kejadian itu, sang guru bernama Wiwik Ustrini, 49,melapor ke polisi. Anton menambahkan sampai saat ini penyidik masih akan memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan. Pelapor sendiri sudah memberikan keterangan kepada penyidik.
"Ulah pelaku ini juga disaksikan oleh 2 teman pelaku yang menjadi saksi dan tahu pasti bagaimana M sampai kalap melawan gurunya tersebut," pungkas Anton.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
