Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 November 2023 | 01.41 WIB

Hindari Bagikan Kode Booking Tiket KA di Media Sosial, PT KAI Imbau Waspada Penyalahgunaan Data Pribadi

Penumpang sedang melakukan pemesanan tiket kereta api di mesin cetak tiket. Sumber: KAI - Image

Penumpang sedang melakukan pemesanan tiket kereta api di mesin cetak tiket. Sumber: KAI

JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membagikan kode booking tiket kereta api (KA) di media sosial.

Imbauan ini disampaikan sebagai respons terhadap kejadian viral di media sosial yang diduga seseorang telah "membatalkan tiket" orang lain tanpa sepengetahuan dari pemilik tiket tersebut melalui Loket Box di Stasiun Cimahi pada Senin (13/11).

Menurut informasi yang diperoleh, pemilik tiket diyakini telah membagikan kode booking-nya di salah satu grup percakapan, sehingga kode tersebut telah disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan bahwa kode booking merupakan informasi rahasia yang sangat penting dalam proses pemesanan, pembatalan, dan perubahan jadwal perjalanan.

“Kami mengimbau kode booking tiket kereta api yang didapat setelah proses pembayaran, agar tidak dibagikan kepada orang lain secara sembarangan. Sebab kode booking merupakan suatu privasi yang sangat vital untuk digunakan saat proses boarding, apabila akan melakukan pembatalan, ataupun perubahan jadwal,” tegas Joni Martinus dikutip dari keterangan resmi KAI.

Joni Martinus juga mengatakan bahwa tiket tersebut tidak dibatalkan, melainkan di-reschedule atau mengubah jadwal perjalanannya. Tiket awalnya terdaftar untuk KA Harina rute Bandung – Surabaya Pasar Turi dengan keberangkatan pada 13 November 2023.

Namun, seseorang yang tidak bertanggung jawab telah melakukan reschedule menjadi KA Ciremai rute Cimahi – Semarang Tawang Bank Jateng dengan keberangkatan pada 14 November 2023. Akibatnya, pemilik tiket ditolak di gate boarding karena ketidaksesuaian tanggal tiket kereta apinya.

Dia menambahkan, jika kode booking tersebut diketahui oleh orang lain, maka dapat berpotensi disalahgunakan seperti pada unggahan yang viral di media sosial. Oleh karena itu, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang tertangkap CCTV sebagai orang yang mengakses proses kode booking di Loket Box Stasiun Cimahi.

KAI menyayangkan atas tindakan ini, sehingga merugikan pemilik kode booking yang seharusnya berangkat menggunakan KA Harina dari Bandung menuju Semarang Tawang Bank Jateng.

Joni Martinus kembali menegaskan bahwa ketentuan dalam melakukan pembatalan ataupun perubahan jadwal sudah memperhatikan dengan tingkat keamanan dan kemudahan pelanggan.

Adapun tahapan dari proses perubahan jadwal tiket kereta api di Loket Box sebagai berikut:

1. Pilih tombol Ubah Jadwal perjalanan tiket KA.
2. Masukkan kode booking yang akan diubah jadwal.
3. Masukkan relasi baru.
4. Pilih tanggal keberangkatan baru.

Sedangkan tahapan proses pembatalan tiket kereta api di Loket Box sebagai berikut:

1. Pilih tombol Pembatalan tiket KA.
2. Masukkan kode booking dan nomor ID penumpang.
3. Pilih nama penumpang yang akan dibatalkan.
4. Isi data pengembalian dana.
5. Metode refund dilakukan secara transfer.

Kode booking memiliki peran penting dalam proses pengamanan dan pengidentifikasian penumpang di setiap perjalanan kereta api.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore