
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati. (dpr.go.id)
JawaPos.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati menilai masyarakat lebih membutuhkan pangan murah dibandingkan alat memasak nasi (rice cooker) gratis.
Apalagi harga beras di beberapa daerah saat ini masih melambung tinggi serta cenderung belum stabil, menurut Komisi IX DPR RI, Kurniasih.
Baginya, saat ini masyarakat lebih membutuhkan harga pangan murah dan terjangkau dibandingkan rice cooker, yang akan memakan anggaran cukup besar.
“Sederhana saja, saat ini harga beras lagi tinggi-tingginya. Yang diperlukan emak-emak hari ini adalah pangan murah, itu saja,” kata Kurniasih dikutip JawaPos.com dari laman dpr.go.id pada Kamis (12/10).
“Kendalikan harga pangan agar terjangkau dan murah, itu lebih prioritas dibandingkan program bagi-bagi rice cooker yang menelan anggaran besar ini,” lanjutnya.
Ia menuturkan alat masak berbasis listrik itu dianggarkan Rp 340 Miliar untuk 680 ribu penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Kurniasih juga menyebut emak-emak akan lebih terbantu jika kebutuhan sehari-harinya terpenuhi dengan bantuan harga pangan pokok.
Menurutnya, berbagi alat masak nasi merupakan kebijakan paradoks jika sebelumnya salah satu menteri meminta agar masyarakat tidak mengonsumsi beras ke ubi-ubian melihat melambungnya harga beras.
Namun Kementerian lain malah memberikan bantuan alat memasak nasi dengan anggaran yang cukup besar.
“Rakyat diminta makan ubi-ubinya karena beras mahal, namun diberikan bantuan alat memasak nasi,” ungkap Politisi PKS tersebut.
“Daripada tidak sinkron kebijakan, pastikan harga pangan pokok terjangkau. Itu saja yang dibutuhkan mak-mak Indonesia," lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Pengamat Ekonomi Energi UGM Fahmy Radhi meminta pemerintah membatalkan pembagian rice cooker gratis.
Fahmy bahkan menyebut, pembagian alat memasak nasi itu merupakan bagi-bagi “cuan” berkedok berbagi alat masak.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
