
Kuasa Hukum PT Indobuildco Hamdan Zoelva (kiri) dan Amir Syamsudin (kanan).
JawaPos.com - Tim kuasa hukum PT Indobuildco, pengelola Hotel Sultan, buka suara terkait alasannya tidak menemui pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) sebelum memasang spanduk pengosongan lahan Blok 15 di Kawasan GBK, Jakarta.
Kuasa Hukum PT Indobuildco, Hamdan Zoelva, mengatakan dirinya tidak ada di Hotel Sultan, pada saat pihak PPKGBK datang lantaran sedang ada meeting di luar.
“Saya enggak ada di sini (Hotel Sultan), saya ada acara. Ada meeting saya di luar,” kata Hamdan Zoeval kepada wartawan di Ruang ASEAN 8, Hotel Sultan Jakarta, Rabu (4/10).
Alasan lain juga disebutkan oleh Kuasa Hukum PT Indobuildco lainnya, yakni Amir Syamsudin. Menurut Amir, pihak manajemen Hotel Sultan sengaja tidak menemui PPKGBK sebagai sikap agar tidak merusak masa depan hukum di Indonesia.
“Jangan kita bantu melahirkan satu preseden yang betul-betul akan menjadi merusak daripada masa depan hukum kita sendiri. Ini adalah ujian, ujian kita bersama,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Keuangan PPKGBK Hendry Arisandi mengatakan sempat hendak sowan dengan manajemen Hotel Sultan, tetapi tak ada yang menemui.
"Sebagaimana teman-teman lihat, kami mengharapkan adanya perwakilan dari Sultan atau PT Indobuildco, ternyata belum ada yang mau menerima," katanya kepada wartawan, Rabu (4/10).
Namun, karena tak ada pihak yang menerima pihak PPKGBK, ia mengatakan bahwa pemasangan plang spanduk dilakukan tanpa komunikasi dengan pihak manajemen Hotel Sultan maupun PT Indobuildco.
Sehingga pemasangan dilakukan oleh satpam Gelora Bung Karno (GBK). Pemasangan plang ini dilakukan tepat di depan pintu masuk Hotel Sultan dengan dua tiang besi dan spanduk berlatar belakang merah khas kesekretariatan negara. Tak hanya di pintu masuk, PPKGBk juga memasang spanduk pengosongan Hotel Sultan di 13 titik lain di Kompleks GBK Jakarta.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
