Jamaah haji dari seluruh dunia melaksanakan tawaf wada pada Jumat (30/6) yakni tawaf perpisahan yang menandakan berakhirnya pelaksanaan ibadah haji musim 1444 Hijriah/2023 Masehi.
JawaPos.com – Salah satu jemaah haji asal Riau, Sogimin, belum bisa dipulangkan ke Indonesia lantaran belum sadarkan diri. Belum dijelaskan secara pasti mengapa jemaah tersebut belum sadarkan diri hingga sekarang.
Sogimin sendiri merupakan salah satu jemaah haji asal kabupaten Bengkalis yang belum bisa dipulangkan karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Dr H Mahyudin MA.
“Informasi terbaru jemaah haji tersebut masih dalam perawatan dan belum sadarkan diri. Semoga segera sadarkan dan sehat sehingga dapat dipulangkan bertemu lagi dengan keluarganya yang sudah menunggu,” ujar Mahyudin, dikutip dari Riau Pos (Jawa Pos Group) pada Selasa (19/9).
Kemenag Riau mengatakan akan selalu memantau perkembangan kesehatan jemaah. Saat ini, Kemenag Riau hanya bisa menunggu perkembangannya kesehatan jemaah yang dirawat tersebut.
Diketahui, jemaah haji yang dirawat di Arab Saudi pasca musim haji tidak hanya dari Riau, namun jemaah berasal dari berbagai daerah. Berdasarkan data ata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, jumlahnya mencapai ratusan orang.
“Ada ratusan jemaah Indonesia yang sempat dirawat di Arab Saudi saat musim haji kemarin. Yang jemaah Riau juga ada. Satu sudah dipulangkan dan masih ada satu jemaah lagi. Jemaah yang dirawat sekarang sudah berkurang tinggal puluhan karena sudah ada yang sehat,” terangnya,” ucap Prof H Hilman Latief MA PhD, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Sebagian jemaah haji yang sudah membaik telah dipulangkan ke Indonesia dengan rekomendasi tenaga ahli jemaah haji disana. Tim Kemenag Riau juga memastikan akan mendampingi jemaah haji pulang ke tanah air dengan selamat.
“Kita juga sudah siap untuk mendampingi jemaah jika sudah dipulangkan, seperti sebelumnya menjemput jemaah di Jakarta,” tambah Mahyudin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
