Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Agustus 2023 | 21.03 WIB

Atasi Polusi Udara, Jokowi Ancam Tutup Industri yang Bandel Tak Pasang "Scrubber"

 
 

Tangkapan layar - Presiden RI Jokowi saat menyampaikan pernyataan pers di Republik Persatuan Tanzania yang disiarkan secara daring melalui YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa (22/8/2023)

 
 
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan dalam menyelesaikan masalah polusi udara, dibutuhkan usaha bersama yang harus dilakukan semua pihak. Menurut Jokowi,
berbagai upaya harus dilakukan secara komprehensif, dimulai dari peralihan penggunaan transportasi pribadi ke transportasi publik dan penanaman pohon.
 
“Ini dibutuhkan usaha bersama-sama, semuanya, dan yang dilakukan juga semuanya harus melakukan. Perpindahan dari transportasi pribadi ke transportasi publik, ke transportasi massal, penanaman pohon yang sebanyak-banyaknya di kantor-kantor, di halaman kantor-kantor yang memang belum ada pohonnya diwajibkan dan diharuskan,” kata Jokowi usai meninjau SMKN Jawa Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/8).
 
Jokowi mengatakan pemerintah juga telah melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi persoalan polusi antara lain dengan melakukan teknik modifikasi cuaca (TMC). Selain itu, pemerintah juga kembali mengimbau penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home.
 
“Kemudian pengawasan kepada industri PLTU, semuanya juga sekarang ini dilakukan, kepada sepeda motor, mobil dicek semuanya emisinya,” ucap Jokowi.
 
 
Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan sanksi tegas kepada industri-industri yang tidak mematuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah, misalnya ketentuan pemasangan scrubber. Presiden bahkan menegaskan bahwa industri tersebut bisa saja ditutup.
 
“Sanksi pasti dan bisa ditutup [industrinya]. Saya kemarin di rapat sudah sampaikan, kalau tidak mau memperbaiki, tidak pasang scrubber, tegas untuk ini karena harga kesehatan yang harus kita bayar itu sangat mahal ya,” tegasnya.
 
Kepala Negara mengungkapkan bahwa berbagai upaya penanganan tersebut memerlukan waktu, sehingga penyelesaian persoalan polusi udara memang dilakukan secara bertahap.
 
“Saya kira ini memang perlu kerja total, kerja bersama-sama, tetapi memerlukan waktu, tidak bisa langsung, termasuk pemakaian mobil listrik. Banyak yang kita kerjakan untuk menyelesaikan ini, tapi memang bertahap ya,” pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore