Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Agustus 2023 | 13.31 WIB

Simak 5 Tradisi Menarik dari Berbagai Daerah Dalam Rangka Hari Kemerdekaan Indonesia

Dua pria saling bertarung saat tradisi Peresean di Lombok memperingati HUT RI. (Sumber: Pexels/Adhista Raw) - Image

Dua pria saling bertarung saat tradisi Peresean di Lombok memperingati HUT RI. (Sumber: Pexels/Adhista Raw)

JawaPos.com - Indonesia menjadi salah satu negara yang unik di dunia karena memiliki ribuan budaya yang berkembang di seluruh pulau dari Sabang hingga Merauke. Tentunya hal ini tidak terlepas dari pelestarian kebudayaan oleh warga setempat.

Alhasil, ada banyak tradisi menarik yang bisa ditemukan di berbagai daerah, mulai dari metode kesehatan hingga cara merayakan momen-momen penting. Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, berikut beberapa tradisi yang menarik dari berbagai daerah dalam merayakan hari besar nasional:
 
 
1. Telok Abang, Palembang
Menyambut hari perayaan kemerdekaan RI, pedagang kaki lima di Palembang mulai memenuhi jalanan untuk menjual beberapa kerajinan tangan tradisional bernama telok abang (telur merah). Pada dasarnya mereka meletakkan sebuah telur berwarna merah di mainan berbentuk kapal, pesawat, becak, atau kereta api yang mereka jual.
 
Awalnya, tradisi ini merupakan perayaan ulang tahun Ratu Wilhelmina dari Belanda di Era Kolonial. Setelah kemerdekaan, makna tersebut berganti. Warna merah yang dicelupkan ke dalam cangkang telur melambangkan keberanian, sedangkan bagian putih di dalam telur melambangkan kesucian, sama seperti arti Bendera Merah Putih Indonesia.
 
 
2. Pawai Jampana, Bandung
Pawai Jampana adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat setempat di Bandung sebagai simbol rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh masyarakat sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
 
Dalam pawai ini, akan ada puluhan tandu besar berisi hasil bumi, kerajinan lokal, dan berbagai macam makanan. Setiap tandu akan diangkut oleh empat orang. Hasil bumi yang ada di atas tandu kemudian akan diperebutkan oleh peserta pawai dan warga yang menyaksikan pawai. Kemudian, makanan yang diperoleh akan dimakan bersama-sama.
 
 
3. Estafet Obor, Semarang
Tradisi yang tak kalah unik dan meriah ini berasal dari Jawa Tengah yang dilakukan oleh warga Semarang, tepatnya di Desa Papandayan di Kecamatan Gajahmungkur. Bersama atlet-atlet terbaik dari Semarang, masyarakat setempat menggelar lari estafet obor untuk mengenang semangat para pahlawan saat memperjuangkan kemerdekaan NKRI.
 
Melalui lomba estafet obor yang telah dilaksanakan selama kurang lebih 30 tahun ini, diharapkan masyarakat dapat mewujudkan semangat para patriot di dalam diri dalam perjuangan sehari-hari.
 
 
4. Peresean, Lombok
Setiap tahunnya, dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Pulau Lombok mengadakan perlombaan Peresean yang menghadirkan pepadu(gladiator) ternama untuk adu ketangkasan. Peresean sendiri merupakan seni pertunjukkan tradisional masyarakat Sasak Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tradisi ini mempertemukan para pepadu dari berbagai pelosok Lombok untuk saling beradu ketangkasan bersenjatakan tongkat rotan dan perisai yang terbuat dari kulit sapi atau kerbau.
 
Meski termasuk dalam kesenian tradisi yang ekstrem, Peresean juga memiliki landasan moral yang bijak dan bermakna. Pertarungan antara dua pria dianggap sebagai ritual tradisional untuk menguji nilai persaudaraan dan moral seorang pria. Saking populernya, tradisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang datang ke Lombok.
 
 
5. Lomba Dayung, Banjarmasin
Perayaan yang diadakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini selalu menarik perhatian banyak orang, yakni Lomba Dayung Perahu Naga atau biasa disebut juga sebagai Dragon Boat Rowing Competition. Lomba ini rutin digelar setiap tahun di Sungai Martapura. Kompetisi ini sudah diadakan sejak 1924.
 
Lomba dayung ini tidak hanya dijadikan sebagai hiburan saat menyambut peringatan hari kemerdekaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mencari calon atlet dayung di masa depan. Awalnya acara ini hanya diperuntukkan bagi warga sekitar, namun seiring dengan semakin populernya olahraga ini, pesertanya pun semakin beragam, termasuk dari provinsi tetangga juga.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore