Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Agustus 2023 | 02.42 WIB

Buntut Fenomena Suara Ketukan Misterius di Sumenep, Warga Ramai-Ramai Mengungsi dan Gelar Istighosah

FENOMENA ANEH: Warga Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur berkumpul di pusat suara dalam tanah. (Radar Madura) - Image

FENOMENA ANEH: Warga Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur berkumpul di pusat suara dalam tanah. (Radar Madura)

JawaPos.com - Baru-baru ini publik dihebohkan oleh fenomena aneh di Dusun Tengah, Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Sumenep pada Sabtu (12/8). Sebab, terdengar suara ketukan dari dalam tanah yang terjadi sekitar pukul 09.42 sampai 10.30.

Melansir Radar Madura (Jawapos Grup) pada Senin (14/7) bunyi ketukan yang terdengar dari dalam tanah tersebut cukup nyaring. Bahkan sampai membuat tanah bergetar. Namun, bunyi tersebut belum diketahui sumber asalnya.

Akibat fenomena ini, lima warga sekitar sumber bunyi ramai-ramai mengungsi karena khawatir akan terjadi bencana alam. Bahkan Sebagian Masyarakat menggelar acara istighosah untuk meminta keselamatan dari Sang Pencipta.

”Ada lima pemilik rumah yang terpaksa mengungsi, termasuk saya. Takut terjadi apa-apa,” ungkap Jasuli, salah satu warga sekitar lokasi kejadian.

Jasuli menyampaikan, bunyi tersebut sebenarnya sudah terdengar setengah bulan yang lalu. Kemudian, pekan lalu kembali terdengar. Sekitar empat hari lalu, suara yang sama juga terdengar hingga setengah jam.

”Awalnya warga mengira suara hantu. Kadang suaranya muncul dan hilang. Paling lama 10 menit, lalu muncul lagi. Tapi, yang paling lama hari ini,” ucapnya.

Jasuli mengaku belum mengetahui asal suara tersebut. Warga mengira di bawah rumahnya terdapat gua. Namun, setelah ditanyakan kepada para sesepuh desa, ternyata tidak ada. Bahkan, ada yang mengira juga dampak dari penambangan batu. Tapi, di daerah itu tidak ada penambangan.

Peristiwa ini dikonfirmasi oleh Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti menyampaikan, pihaknya menurunkan personel ke lokasi kejadian. Bahkan, sudah memasang garis polisi agar warga waspada. Sebab, asal suara tersebut belum diketahui secara pasti.

”Untuk suara dan getarannya sudah berhenti. Kami imbau masyarakat agar mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu,” ucapnya.

Selain itu, Kepala Pelaksana BPBD Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi mengaku belum mengetahui sumber suara. Dia juga tidak bisa menjelaskan perihal fenomena yang menggegerkan warga itu.

Namun, peristiwa itu sudah dikoordinasikan dengan Tim Geologi ITN dan BMKG Pasuruan untuk mengetahui penyebabnya. Masyarakat diimbau untuk sabar menunggu hasil analisis dan tidak membuat kegaduhan kian parah.

”Kami menghimbau masyarakat tetap tenang sambil menunggu tim ahli. Kami tetap berada di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi,” pungkasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore