Miftahudin Ramli mulai mengayuh sepeda dari kediamannya, di Kelurahan Ngaglik, Kota Batu, kemarin siang (3/8).
JawaPos.com - Miftahudin Ramli, warga Kelurahan Ngaglik, Kota Batu nekat bersepeda dari Malang ke Jakarta demi mencari keadilan atas tragedi Kanjuruhan. Pria yang kerap disapa Pak Midun itu mulai jalan menuju ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Kamis (3/8) sekitar pukul 11.05 WIB.
Dilansir dari Radar Malang (JawaPos Group), terdapat miniatur keranda di belakang sepedanya. Hal itu karena Midun ingin mengekspresikan keprihatinan terhadap tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 korban.
”Yang utama itu kita tidak boleh melupakan dan tidak mengulangi tragedi pahit itu. Maka dari itu, ekspedisi ini akan melewati sejumlah stadion. Finish-nya di Stadion GBK,” terangnya.
Diketahui Midun adalah seorang ASN yang bertugas sebagai Staf Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu. Ia melakukan aksi tersebut untuk mengisi liburannya agar lebih bermanfaat.
”Semoga saya diberikan kesehatan dan kekuatan, dan saya tidak ngoyo (memaksakan diri). Yang penting saya mengisi liburan dengan hal yang bermanfaat,” kata Staf Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu itu.
Midun juga mengaku telah mengambil cuti dan menargetkan diri sampai di Stadion GBK Jakarta pada 17 Agustus 2023.
”Sekali lagi saya tidak memaksakan diri. Kalau pun di tengah perjalanan saya mungkin tidak kuat, siapa saja boleh mengambil alih untuk melanjutkan perjalanan. Yang penting misi ini bisa sampai Senayan,” imbuhnya.
Menurut sang istri, Nowo Dyahsihkanti, Midun sendiri senang melakukan perjalanan jauh. Ia mengatakan bahwa Midun sangat terpukul dengan tragedi Kanjuruhan tersebut, meski tidak ada sanak keluarga yang menjadi korban. Hal itu lantaran Midun sendiri merupakan penggemar bola.
Perempuan yang kerap disapa Kanti itu menjelaskan bahwa suaminya sudah membawa perbekalan yang cukup, seperti baju, alat perlengkapan sepeda, dan lain-lain. ”Kalau makanan mungkin akan beli selama di perjalanan. Saya hanya bisa berdoa dari sini,” tuturnya sambil meneteskan air mata.
Midun tiba di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sekitar pukul 15.00. Ia juga didampingi oleh beberapa suporter. Setiba di sana, dia langsung pergi ke pintu 13. Midun disambut dengan hangat oleh keluarga korban tragedi Kanjuruhan yang akan melaksanakan acara Kamisan di Gedung DPRD.
”Selaku orang tua korban, kami harap usaha Pak Midun bisa menyadarkan jika keadilan belum kami dapatkan,” kata Sunari, salah satu keluarga korban tragedi Kanjuruhan yang kehilangan anaknya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
