Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Juli 2023 | 17.10 WIB

Kejahatan Phising Kian Merajalela, Waspadai dengan Melakukan 5 Langkah Ini

Ilustrasi phising. (ANTARA/HO-Siberkreasi)

JawaPos.com - Phising adalah salah satu tindak penipuan berbasis online. Pelakunya biasanya menyamar sebagai entitas terpercaya (umumnya dengan website), dengan tujuan mencuri informasi pribadi seseorang. Prosesnya sangat cepat, oleh sebab itulah perlu waspada terhadap modus phising dengan langkah yang tepat.

Contoh modus phising menggunakan website misalnya, ketika calon korban mendapat SMS yang menyertakan tautan bank tertentu dengan iming-iming bisa klaim hadiah senilai sekian puluh juta. Lantas setelah masuk ke tautan website, calon korban wajib mengisi data-data pribadi.
 
Bisa jadi website yang dikunjungi itu bukanlah yang sebenarnya, di mana pelaku sedang menyamar dengan membuat tampilan website phising seolah-olah sama dengan website resmi bank tersebut.
 
Ketika calon korban memasukkan data pribadi, pada saat yang sama pelaku mendapatkan data-data itu. Alhasil, pelaku dapat memanfaatkan data yang diperoleh untuk tindak kejahatan lainnya, seperti mencuri, menyadap, dan sebagainya.
 
Phising melalui website tiruan, hanyalah salah satu metode yang digunakan. Selain itu, metode yang lain berdasarkan informasi dari Kominfo Bogor, phising dapat berupa surel (email), SMS, atau panggilan telepon.
 
Guna menghindar dari tindak kejahatan phising yang merugikan baik dari sisi privasi hingga ekonomi ini, lakukan langkah-langkah berikut.
 
1. Selalu Periksa dan Verifikasi URL Website
Ketika membuka tautan website, terlebih yang berkaitan dengan perbankan dan media sosial. Pastikan selalu memeriksa dan memverifikasi bahwa website tersebut resmi adanya. Bukan website tiruan yang digunakan oleh pelaku tindak kejahatan phising. Kominfo memberi saran dengan memeriksa protokol SSL atau keamanan website, hal ini bisa diketahui melalui adanya "https://" sebelum URL tersebut. Jika menemukan website tanpa "https://" apalagi meminta untuk memasukkan data pribadi, alangkah lebih baik menghindarinya.
 
2. Menjaga Kerahasiaan Informasi Pribadi
Langkah menghindari phising berikutnya dengan menjaga kerahasiaan informasi pribadi masing-masing. Jika memperoleh email, SMS, WhatsApp, atau panggilan yang tidak terpercaya, jangan sekali-kali memberikan data yang berkaitan dengan informasi pribadi. Misalnya, seseorang mendapat panggilan telepon dari operator seluler atau perbankan, maka orang tersebut perlu melakukan verifikasi melalui call center resmi masing-masing. Perlu dicatat bahwa operator seluler maupun perbankan, tidak pernah melakukan panggilan untuk meminta data atau informasi pribadi seseorang.
 
3. Jangan Langsung Klik Link atau File Lampiran
HP menjadi tempat menyimpan data seseorang, baik itu akun email, media sosial, perbankan, foto, video, dokumen, dan sebagainya. Kalau HP disadap, dapat berakibat fatal pada penyebaran data atau kerugian materi untuk korban. Belakangan ini viral seseorang mengirim file lampiran melalui WhatsApp, seperti "file undangan pernikahan", "resi pengiriman paket", dan sebagainya. File tersebut mungkin merupakan virus yang mengakibatkan HP kena sadap dan phising.
Oleh karenanya, jangan sekali-kali langsung klik tautan atau file lampiran. Tetapi kalau terlanjur melakukannya, langsung reset HP ke pengaturan pabrik. Tujuannya, agar virus yang terlanjur tertanam di HP hilang.
 
4. Tingkatkan Keamanan Siber dengan Antivirus Andal
Langkah mengetahui modus phising sekaligus pencegahannya dengan meningkatkan keamanan di laptop/PC maupun HP. Pastikan antivirus menyala, firewall ON, dan tidak menggunakan program ilegal atau bodong. Misalnya menggunakan antivirus yang berfokus pada pencegahan tindak kejahatan siber seperti Kaspersky. Melakukan upgrade antivirus free ke pro juga menjadi tindakan preventif yang efisien.
 
 
5. Meningkatkan Kesadaran dan Pengetahuan tentang Tindak Kejahatan Digital
Tidak menutup mata akan tindak kejahatan menjadi langkah pencegahan yang baik. Pasalnya, phising itu nyata, dan siapapun bisa menjadi korbannya. Kominfo menyarankan agar kita semua mengedukasi diri sendiri dan orang lain tentang praktik phising. Mengikuti isu terbaru modus dan metode phising, akan memberi tambahan wawasan tentang bagaimana kejahatan ini bekerja. Jadi, ketika melihat gejala dan tanda phising, kita langsung bisa menghindarinya.
 
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore