
Pimpinan Baznas bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan. Foto : Hilmi/Jawa Pos
JawaPos.com - Akses anak didik penyandang disabilitas untuk menuntut ilmu di sekolah luar biasa (SLB) saat ini masih sulit. Pasalnya jumlah SLB sangat terbatas. Umumnya lembaga SLB berada di perkotaan, sehingga sulit diakses masyarakat perdesaan.
Sorotan soal akses SLB untuk penyandang diambil tersebut disampaikan Pimpinan Baznas bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan. "(Layanan) SLB di kampung-kampung itu susah," katanya dalam peluncuran Beasiswa Khusus Disabilitas, Daerah 3T, dan Komunitas Adat di Jakarta pada Kamis (13/7) malam.
Dia mengatakan, warga di desa atau perkampungan harus keluar biaya ekstra jika ingin menyekolahkan anaknya yang disabilitas di SLB. Bagi sebagian orang di desa, biasa tersebut terbilang besar. Ujungnya anak yang disabilitas tidak mengenyam pendidikan.
Saidah bersyukur masyarakat ikut terlibat mengatasi masalah tersebut. Contohnya di NTB, LP Ma'arif NU mendirikan madrasah inklusi. Sehingga bisa membuka akses masyarakat setempat untuk menyekolahkan anak-anaknya di layanan pendidikan inklusi. "Jadi tidak perlu ke SLB. Tapi cukup di madrasah inklusi," katanya.
Menurut dia layanan pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus sangat penting. Saidah mencontohkan suatu saat dia berkunjung ke Madura. Di sana dia berjumpa dengan anak penyandang tuna netra. "Dia hafal 17 juz. Bacaannya bagus," kayanya.
Padahal anak usia belasan tahun itu tidak bisa baca aksara Braille. Ternyata ada tuna netra itu belajar Alquran lewat tape recorder yang selalu dia bawa ke mana-mana. "Akhirnya saya bantu masuk ke pesantren, yang ada pengajaran aksara Braille," tuturnya. Ke depan anak itu diharapkan bisa membaca Alquran Braille.
Melalui beasiswa yang diluncurkan itu, Saidah berharap bisa membantu layanan pendidikan anak-anak disabilitas. Selain itu juga anak-anak dari daerah 3T dan komunitas adat. Masing-masing lembaga bisa mendapatkan beasiswa Ro 50 juta sampai Rp 100 juta, tergantung program yang diusulkan. Hilmi Setiawan

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
