
WUJUD APRESIASI: Para penerima penghargaan dari BKKBN di Palembang, Selasa (4/7).
JawaPos.com – Kepala BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) Hasto Wardoyo menyebutkan bahwa rata-rata perempuan Indonesia melahirkan 2,1 anak dalam hidupnya. Angka tersebut dianggap ideal meski tidak merata di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya pada acara Apresiasi dan Penghargaan Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting dalam Rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-30 di Palembang, Sumatera Selatan itu, Hasto menyebutkan meski secara nasional rata-rata perempuan melahirkan (total fertility rate/TFR) 2,1 anak, masih ada provinsi yang masyarakatnya punya banyak anak.
Dia menyebut, antara lain, NTT, Papua, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. ”Lima, tujuh, sembilan anak itu biasa (di wilayah-wilayah tersebut).”
Sementara itu, ada provinsi lain yang menunjukkan perempuan memiliki anak kurang dari rata-rata nasional. Dia mencontohkan DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jogjakarta, Jawa Timur, dan Bali.
Kesenjangan jumlah anak dalam keluarga di berbagai provinsi di Indonesia, terang Hasto, menimbulkan masalah. Sebab, pemerintah di satu daerah harus menjaga populasi agar tidak zero growth, lalu di daerah lain harus menekan pertambahan penduduk.
Hasto juga menyebutkan, ada tren menunda pernikahan. Karena itu, menurut data di BKKBN, perempuan yang hamil di usia tua meningkat. Di sisi lain, hamil terlalu muda menurun.
Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Muhammad Nasih kemarin mendapatkan penghargaan karena kampus yang dia pimpin memprakarsai pembentukan konsorsium perguruan tinggi peduli kependudukan. Ketika dihubungi Jawa Pos, Nasih menyebut kampus mempunyai sumber daya pengetahuan dan manusia yang cukup strategis untuk turut terlibat dalam program keluarga berencana maupun penanganan stunting. (lyn/c6/ttg)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
