Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Juli 2026 | 15.49 WIB

Stephanie Rilis Single Terbaru tentang Penyesalan dan Kehilangan, 'Memeluk Sekali Lagi'

Penyanyi Stephanie. (istimewa) - Image

Penyanyi Stephanie. (istimewa)

JawaPos.com - Penyanyi Stephanie yang memiliki nama panggung Stephjaksel merilis single ketiga berjudul Memeluk Sekali Lagi. Sebuah lagu yang mengangkat tema tentang penyesalan, kehilangan, sekaligus kerinduan terhadap seseorang yang telah pergi.

Lagu ini berangkat dari pengalaman emosional yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Sebuah momen ketika seseorang baru menyadari kegagalan dalam menjalin hubungan bukanlah sebuah akhir. Melainkan sebuah awal untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi. 

“Sepenggal kalimat yang menjadi judul lagu Memeluk Sekali Lagi sebenarnya relate sekali dengan hidup saya dan mungkin banyak orang. Dimana saya gagal dalam berumah tangga. Lagu ini seakan menjadi pintu untuk memutar waktu lagi ke awal. Kembali ke titik dimana mungkin bisa memperbaiki keadaan, mengambil keputusan bisa lebih baik dan juga melakukan hal-hal yang dulu sempat tidak sempat saya lakukan," kata Stephanie.

Menariknya, pertemuannya dengan Nur Satriatama atau yang lebih dikenal sebagai Satrio ‘Alexa’, yang bertindak sebagai penulis lagu sekaligus produser, seakan menjadi takdir Stephanie untuk memberikan motovasi positif dalam memperbaiki kehidupannya yang pernah dianggap gagal dalam berumah tangga. 

Musisi yang dikenal melalui perjalanan kariernya bersama Alexa dan Maliq & D'Essentials tersebut mempercayakan lagu ini hasil racikannya kepada Stephjaksel untuk menyampaikan emosi dan cerita yang terkandung di dalamnya. 

"Lagu ini memang sudah gue tulis untuk sosok penyanyi yang memang sedang dilanda kehilangan. Dan takdir mempertemukan gue dengan Stephanie, yang memang sedang ada di fase gelap. Gue merasa, ikatan ini yang akhirnya menjadikan lagu ini, gue persembahkan untuk Stephanie," ungkap Satrio.

Secara musikal, lagu Memeluk Sekali Lagi dibangun dengan pendekatan yang sederhana dan intim. Ditulis dalam tempo 60 BPM, lagu ini mengandalkan kekuatan lirik, melodi, dan ruang emosional yang dibiarkan berkembang secara alami tanpa dibebani produksi yang berlebihan.

Hal ini tifak lepas dari keinginan Stephjaksel yang memang menginginkan materi musikalnya ini bisa diterima penikmat musik dan memberikan optimisme besar dan kuat dalam menjalani hidup. 

“Lewat lagu, pesan hidup bisa disampaikan. Lagu kadang bisa menjadi pelecut semangat hidup pendengarnya. Jujur, lagu ini menyiratkan pesan, bahwa orang yang gagal, hanya perlu didengar dan dipahami, untuk kembali hidup secara utuh,” tandas Stephanie.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore