Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Juli 2026 | 21.37 WIB

Bupati Purwakarta Sebut Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Gambarkan Pengalaman Pribadinya Saat Masih Nakal, Tiduri Ratusan Wanita

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau kerap disapa Om Zein. (YouTube: Kang Dedi Mulyadi Channel) - Image

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau kerap disapa Om Zein. (YouTube: Kang Dedi Mulyadi Channel)

JawaPos.com - Lagu berbahasa Sunda berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejat karya Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau kerap disapa Om Zein, menuai kontroversi di masyarakat. Gara-gara hal tersebut, Om Zein terancam mendapat sanksi dari Kemendagri dengan statusnya sebagai seorang bupati.

Saat berbincang dengan Dedi Mulyadi melalui sebuah video diunggah di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Om Zein mengungkapkan bahwa lirik lagu yang awalnya berbentuk puisi itu dibuat terinspirasi dari pengalaman pribadinya yang sangat personalnya, sempat sangat nakal di masa lalu hingga meniduri ratusan perempuan.

"Itu berawal dari perjalanan kebatinan saya. Kisah hidup masing-masing orang berbeda, termasuk cerita cinta, asmara, dan keluarga saya. Itu lahir dari Om Zein, seorang pengembara yang tersesat. Itu cerita tentang diri saya. Waktu itu memang nakal banget,"katanya saat berbincang dengan Dedi Mulyadi.

Dia menegaskan bahwa tidak ada maksud untuk merendahkan atau menghinakan perempuan. Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat lahir dari pengalamannya yang sangat personal.

Imajinasi liar Om Zein dituangkan ke dalam lirik lagu yang dibuat pada tahun 2020 silam dengan memberikan pengandaian seandainya dia terlahir menjadi seorang perempuan dan jiwa nakalnya meronta- ronta seperti yang terjadi pada dirinya dulu.

Dalam lirik lagu itu, Om Zein mengungkapkan rasa syukurnya terlahir sebagai laki-laki karena risiko yang lahir jauh lebih besar seandainya kenakalan itu terjadi pada dirinya yang seorang perempuan.

"Kenapa saya bersyukur kepada Allah jadikan saya laki-laki, kalau saya jadi perempuan tentunya saya akan berisiko tinggi hamil dan mengalami keguguran," ungkapnya.

Menurut Om Zein, adanya pernyataan tentang bersolek dalam lirik lagu merupakan pengandaian seandainya dia nakal dan terlahir sebagai seorang perempuan.

"Saya menggambarkan diri saya sendiri (seandainya jadi perempuan), makanya saya harus bersolek. Kalau jadi laki-laki nakal saya kerjain dan bayar, apalagi saya jadi perempuan yang dibayar," paparnya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore