Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Juli 2026 | 23.12 WIB

KDM Sayangkan Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Om Zein Dipublikasikan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana hapus PKB, diganti dengan ERP. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana hapus PKB, diganti dengan ERP. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau kerap disapa KDM sangat menyayangkan lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat karya Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau kerap disapa Om Zein, dipublikasikan sehingga kemudian melahirkan kontroversi di publik. 

Menurut KDM, lagu itu seharusnya cukup menjadi karya pribadi yang hanya dinikmati oleh Om Zein sendiri. Tidak perlu dipublikasikan karena memuat refleksi pribadi dengan tema yang diangkat dari masa-masa nakal. 

Menurut KDM, lagu itu sangat personal menceritakan tentang pengalaman pribadi Om Zein saat masih menjadi pengembara yang tersesat atau pada waktu Om Zein berada pada fase paling nakal dalam hidupnya.

"Pengalaman pribadi bapak andai kata menjadi perempuan akan seperti ini, belum tentu juga dapat dipahami oleh publik. Sekarang ini sudah menjadi konsumsi publik. Pengalaman pribadi sebaiknya dipasang di rumah dalam bentuk karya yang hanya dinikmati oleh diri sendiri," kat KDM kepada Om Zein.

KDM juga mengungkapkan, lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat juga menjadi kontroversi dan semakin menjadi bahan perdebatan di kalangan banyak orang mengingat Om Zein berstatus sebagai pemimpin daerah yang seharusnya menjadi sosok pemberi pengaruh positif.

"Kedua, bapak hari ini adalah bupati, menjadi pejabat publik. Maka seluruh ucapan dan tindakannya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," paparnya.

Om Zein menegaskan bahwa apa yang dituangkannya dalam bentuk lagu, yang awalnya berbentuk puisi, hanya sebuah ekspresi kejujuran kepada diri sendiri tentang pengalamannya saat nakal di masa lalu.

"Saya berusaha jujur tentang diri saya, cuma mungkin saya salah dalam pemilihan kata sehingga orang-orang tidak memahami apa yang saya maksud," katanya.

Mengingat lagu itu sudah terlanjur menjadi kontroversi, Om Zein menyampaikan permohonan maafnya ke publik atas kontroversi yang terjadi. Om Zein menegaskan tidak ada niatan sama sekali untuk dirinya merendahkan atau menghinakan perempuan.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore