Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Juli 2026 | 22.16 WIB

Konser Hey Slank Digelar di Bandung, Kaka Nostalgia Pertama Kali Manggung Tahun 1997

Vokalis Slank, Kaka dalam jumpa pers Konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour sesi ke-8 di Kota Bandung. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Hari ini, Minggu (5/7) Slank akan mengguncang Kota Bandung, Jawa Barat. Konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour sesi ke-8 bakal digelar di Prabuwangi Park, Arcamanik.
 
Penyelenggaraan kali ini terasa spesial karena mengusung line up artis terbanyak di banding 7 kota sebelumnya, yakni 9 grup musik. Konser sengaja dihelat dengan semangat mendukung industri kreatif.
 
Penyelenggara menyiapkan 3 local heroes alias grup musik asli Bandung yang diajak kolaborasi. Mereka adalah DT09, Stand Here Alone/SHA dan Preman Disko.
 
Bagi Slank, Bandung punya cerita tersendiri. Formasi personel Slank saat ini (formasi ke-14) yakni; Kaka (vokal), Ivanka (bas), Bimbim (drum), Abdee (gitar), Ridho (gitar) pertama kali manggung bersama di Bandung pada 1997.
 
“Saat itu di Sabuga tahun 1997 (manggung), formasi Slank yang saat ini pertama kali manggung ya di Bandung. Inget banget, saat itu ngecat-ngecat rambut sama Ivan,” kata Ridho di hadapak awak media.
 
 
Kaka pun membenarkan cerita Ridho. Bersama Abdee, duo gitaris personel baru Slank itu langsung dapat pekerjaan berat. “Saat itu Ridho langsung dapat PR (ngulik) 30 lagu (untuk manggung di Bandung),” timpal Kaka. 
 
Menjadi bagian konser besar Slank, Manajer DT09, Reza merasa sangat senang. Sebagai band yang lahir di Kota Kembang, konser ini akan sangat spesial.
 
“Kami grup musik yang juga lahir dari grassroot, lahir dari tribun (Persib – Bandung), bobotoh (suporter Persib),” kata Reza.
 
Dia merasa mendapatkan ruang untuk bersuara lantang di atas panggung, tentang bagaimana kecintaan mereka kepada Persib Bandung sehingga hal-hal baik, kritik perubahan merasa perlu untuk terus digemakan. 
 
“Apalagi di Bandung ini kami melihat kurang regenerasi baru band-band lokal. Semoga HS jadi wadah berkembangnya band-band baru di Bandung,” lanjutnya. 
 
Pada kesempatan yang sama, Direktur Komersial HS Tessa Arya Pradana menambahkan, spirit kreatif, tumbuh dari grassroot musisi-musisi itu sejalan dengan HS. Oleh karena itu, perusahaan mendukung berkembangnya talenta lokal.
 
“Spirit HS sangat relevan dengan Kota Bandung yang warga-warganya kreatif, berani membuat perubahan. Sejak saya kecil saya lihat fenomena ini di sini. Kami merasa kota ini sangat relevan dengan movements kami,” ungkap Tessa.
 
“Jadi di tiap pagelaran, kami selalu libatkan band dari Bandung. Kami percaya local heroes kalau diberikan ruang, kesempatan, mereka akan bisa tumbuh berkembang,” tandasnya.  
 
Spirit berani beda yang di usung HS, di antaranya; berani mempekerjakan karyawan difabel, karyawan tak berpengalaman hingga mendukung UMKM khususnya karya Slankers untuk dipamerkan di tiap venue konser. 
 
Hari ini, di saat terjadi banyak PHK karyawan pabrik, HS justru mempekerjakan dan terus merekrut pekerja. Sekarang pabrik HS punya 4.756 karyawan; terdiri 3.627 pelinting rokok kretek alias Sigaret Kretek Tangan (SKT). Karyawan pabrik berjumlah 1.053 orang. Selain itu, HS juga telah menerima 76 karyawan difabel untuk bekerja. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore