Sampul depan novel Dear Child karya Romy Hausmann dan poster digital seri drama adaptasinya di Netflix
JawaPos.com - Dari berbagai macam kejahatan dan aksi kriminal seperti penculikan, perempuan lebih sering menjadi korban. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah motivasi eksploitasi seksual si pelaku kejahatan.
Para korban penculikan ini dapat disekap dalam kurun waktu yang berbeda-beda, hingga uang tebusan terbayarkan atau seumur hidup perempuan tersebut.
Walaupun begitu, keluarga dan teman-teman korban belum tentu dapat mengetahui apakah korban masih hidup atau tidak. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk tetap mengetahui kabar orang-orang tersayang kita.
Salah satu kasus penculikan yang dapat kita baca dan tonton adalah bagaimana Jasmin dapat melarikan diri dari penculiknya.
Dalam novel asal Jerman karya Romy Hausmann, 'Dear Child' atau 'Liebes Kind', mengangkat sebuah kasus penculikan yang sudah berlangsung selama lebih dari 10 tahun.
Suatu hari, seorang perempuan muncul di rumah sakit bersama seorang anak perempuan dan mengaku sebagai seseorang yang dinyatakan hilang selama belasan tahun, Lena Beck. Ia baru saja berhasil melarikan diri dari penculiknya, tapi sialnya ia tertabrak mobil dalam pelariannya.
Orang tua kandung Lena yang sudah susah payah mencari putri mereka mengatakan bahwa perempuan itu bukan Lena. Polisi bahkan sampai melakukan tes DNA kepada Lena dan Hannah, anak Lena.
Tes DNA membuktikan bahwa Lena yang bukanlah "Lena", tapi anak perempuan tersebut anak dari "Lena".
Si perempuan itu mengaku ia bernama Jasmin Grass, dia beralasan bahwa ia sempat melupakan namanya. Serta bahwa penculiknya memaksanya untuk menggunakan nama Lena.
Sedangkan, anak perempuan tersebut diketahui sebagai cucu dari orang tua Lena yang asli. Anak ini menjelaskan bahwa ia bernama Hannah dan Lena adalah ibunya.
Dari pernyataan Hannah dan kesaksian Jasmin, mereka disekap di sebuah rumah tanpa adanya koneksi listrik dan tidak memiliki jendela sama sekali. Mereka juga harus mengikuti banyak sekali peraturan yang dibuat oleh sang penculik.
Mereka juga menyimpulkan bahwa Lena sudah meninggal. Hal ini dikarenakan Hannah bercerita bahwa Lena yang palsu bukanlah ibunya yang pertama. Serta Hannah memiliki saudara laki-laki.
Lena, Jasmin dan kedua anak tersebut mendapatkan makanan secara rutin sehingga nutrisi mereka tercukupi.
Mereka harus mengikuti jadwal yang telah dibuat. Pada jadwal, tertulis jam berapa mereka harus bangun, tidur, makan, hingga menggunakan kamar mandi.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
