
Festival Film Europe on Screen (Eos) 2025 secara resmi mengumumkan pemenang Short Film Pitching Project atau SFPP. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Festival Film Europe on Screen (Eos) 2025 secara resmi mengumumkan pemenang Short Film Pitching Project atau SFPP yang digelar di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (22/4).
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Denis Chaibi menyampaikan festival tahun ini menjadi perayaan 25 tahun EoS di Indonesia. Di gelar selama dua minggu di sejumlah kota di tanah air, festival ini menayangkan sebanyak 55 film dari 27 negara Eropa.
"Ini adalah festival film terbesar dan terpanjang yang diselenggarakan Uni Eropa selama bertahun-tahun ini di Indonesia. Jadi, kami sangat bangga kami bisa melakukan hal ini," kata Denis dalam sambutannya dalam acara penutupan EoS 2025 di Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Pada kesempatan yang sama, General Manager Grand Sahid Jaya Venny Artha Utama mengaku bangga bahwa hotel yang dipimpinnya menjadi tuan rumah dari EoS 2025 di Jakarta.
"Grand Sahid Jaya sangat bangga telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Menyambut para pembuat film, penonton, dan para pecinta film. Tentu saja, ini benar-benar menakjubkan bagi kami," ujarnya.
"Kami berharap bisa menyediakan ruang yang hangat, ruang yang nyaman untuk semua orang untuk menikmati film yang luar biasa ini," tambahnya.
Untuk diketahui, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sineas muda Indonesia, program SFPP telah menerima 367 pendaftaran atau naik 86 persen dibandingkan tahun lalu.
Dari jumlah itu, terpilih tiga pemenang, terdiri dari "Sang Penjaga" karya Sesarini & Lyza Anggraheni asal Yogyakarta sebagai juara pertama.
Juara kedua diraih oleh "Pool Party" karya Aisyah Aulia & Adrian Fauzi asal Jatinangor, dan juara ketiga disabet oleh film pendek berjudul "In the Name of Me" karya Teresa Katarina & Jonathan Gradiyan asal Jakarta.
Daftar Pemenang Short Film Pitching Project atau SFPP dalam Festival Film Europe on Screen (Eos) 2025:
1. Juara 1: Film Pendek "Sang Penjaga" karya Sesarini & Lyza Anggraheni (Jogjakarta)
Film ini memiliki tema dan cerita yang solid, juga isu yang penting untuk disampaikan saat ini. Ide cerita ini mengutamakan pendekatan sederhana dengan pemilihan setting yang cukup unik dan nilai produksi potensial nan mumpuni.
Selain itu, proyek film ini juga berbeda karena memiliki rencana yang lebih struktur dan sistematis untuk bertemu dengan para penontonnya yang lebih luas di tahun depan. Terpilih menjadi Juara 1, "Sang Penjaga" karya Sesarini & Lyza Anggraheni berhak memperoleh hadiah senilai Rp 64 juta.
2. Juara 2: "Pool Party" karya Aisyah Aulia & Adrian Fauzi (Jatinangor)
Cerita ini berhasil menghadirkan wakil kehidupan keluarga di masa pandemi dengan cara yang sederhana namun menyentuh. Unsur humor ringan dan kepolosan anak-anak berpadu dengan realitas yang lebih luas serta distraksi digital dan isolasi sosial. Cerita ini pantas meraih Juara ke-2 karena berhasil menyampaikan pesan dengan cara yang halus, orisinal, dan menyentuh perasaan. "Pool Party" karya Aisyah Aulia & Adrian Fauzi (Jatinangor) ini memperoleh hadiah senilai Rp 40 juta.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
