Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Januari 2025 | 06.24 WIB

Diperankan Berliana Lovel- Samuel Rizal, Film Ghost Soccer: Bola Mati Memulai Syuting

Selamatan menandai dimulainya produksi film Ghost Soccer: Bola Mati./ istimewa

 
JawaPos.com - Film Ghost Soccer: Bola Mati garapan rumah produksi Multi Buana Kreasindo.(MBK) Productions dan Sinemata kini sedang menjalani syuting yang ditandai dengan acara selamatan yang dilaksanakan beberapa hari lalu.
 
Film Ghost Soccer: Bola Mati mengusung genre horor komedi. Diperkuat oleh sejumlah pemain yaitu Berlliana Lovell, Samuel Rizal, Damara Finch, Fajar Nugra, Rin Hermana, Aden Bajaj, Iyan Darmawan,dan Mastur.
 
Tak hanya itu, film Ghost Soccer: Bola Mati juga diperkuat sejumlah pemeran pendukung yang lolos seleksi, diambil dari sejumlah klub sepak bola di Subang. Film ini melakukan proses pengambilan gambar di Subang seperti di lapangan sepak bola mini DeStars di Cisalak dan sejumlah lokasi menarik lain.
 
Ide cerita film Ghost Soccer terinspirasi dari ramainya pemberitaan sepak bola Indonesia terkait naturalisasi pemain, kemenangan, dan kemungkinan naik ke pentas Piala Dunia yang berhasil menarik perhatian para penikmat olah raga sepak bola di Tanah Air. 
 
Selain itu, film ini juga terinspirasi dari cerita pertandingan sepak bola Tarkam (antar-kampung). Riuhnya pertandingan tarkam bahkan kerap melibatkan ritual-ritual gaib dalam pertandingannya.
 
“Ghost Soccer juga ingin menyisipkan moral cerita tentang kesenjangan miskin dan kaya, kesombongan dan keangkuhan yang merusak nilai-nilai kemanusiaan. Film ini akan menjadi tontonan yang menghibur,” jelas Budi Yulianto selaku Eksekutif Produser dalam keterangannya
 
 
Film Ghost Soccer: Bola Mati menceritakan tentang sekelompok anak muda miskin, penghuni area kuburan yang punya mimpi untuk bisa bermain bola di lapangan mewah milik tim bola Super FC. Pemandangan lapangan bola yang hanya bisa dinikmati dari tanah kuburan selalu membangkitkan keinginan mereka untuk menantang klub Super FC.
 
Di sisi lain, superioritas klub Super FC selalu mempermalukan lawan-lawannya. Tidak terkecuali klub sepak bola penghuni tanah kubur. 
 
Dondi, Arif, dan Indra yang hanya penjual bunga tabur di tanah kuburan kerap diolok sebagai anak demit yang belajar main bola. Kemarahan mereka pun meledak. Mereka menendang bola butut yang tiba-tiba merobohkan batu nisan kuburan milik mendiang Baron Permana (Baper), mantan pemain bola hebat yang sudah meninggal. 
 
Tak hanya nisan Baper, satu nisan lagi juga ikut roboh dan membangkitkan penghuninya. Kepada arwah penasaran inilah, Dondi, Arif dan Indra menggantungkan harapan mereka untuk mengalahkan klub Super FC melalui pertandingan sepak bola yang melibatkan penguasa kekuatan gaib. 
 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore