Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Januari 2025 | 03.35 WIB

Lirik dan Pesan Mendalam Lagu "Nina" dari .Feast, Perjuangan untuk Masa Depan Anak

Grup musik Feast. (Instagram @ffeastt) - Image

Grup musik Feast. (Instagram @ffeastt)

JawaPos.com - Lagu "Nina" dari .Feast adalah karya emosional yang menggambarkan cinta tanpa syarat dan pengorbanan orang tua untuk anak-anak mereka. Dengan lirik yang penuh makna, lagu ini menyentuh hati pendengar dan mengajak mereka untuk merenungkan hubungan keluarga, terutama antara orang tua dan anak.

Berikut Lirik dari lagu "Nina":
 
Saat engkau tertidur
Aku pergi menghibur
Beda kota, pisah raga, bukan masalahku
Lihat wajahmu di layar, ku tetap bersyukur
 
Saat engkau terjaga
Aku 'kan ada di sana
Sempatkan bermain dan bawakan cendera mata
Satu sampai lima tahun, cepat tak terasa
 
Segala hal kuupayakan untuk melindungi
Tunggu aku kembali lagi esok pagi
 
Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu
Jadi lebih baik dibanding diriku
'Tuk sementara ini aku mengembara jauh
Saat dewasa kau 'kan mengerti
 
Saat engkau dewasa
Dan aku kian menua
Jika ku berpulang lebih awal, tidak apa
Berjumpa lagi di sana, aku tetap sama
 
Saat engkau teringat
Tengkar kita, manakala
Maaf atas perjalanan yang tidak sempurna
Namun percayalah, untukmu kujual dunia
 
Segala hal kuupayakan untuk melindungi (untuk melindungi)
Tunggu aku kembali lagi esok pagi (selalu janjiku pada dirimu)
 
Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu
Jadi lebih baik dibanding diriku
Dan tertawalah saat ini selepas-lepasnya
Kar'na kelak kau 'kan tersakiti
 
Aku tahu kamu hebat
Namun, s'lamanya diriku pasti berkutat
'Tuk s'lalu jauhkanmu dari dunia yang jahat
Ini sumpahku padamu 'tuk biarkanmu
 
Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu
Jadi lebih baik dibanding diriku
'Tuk sementara kita tertawakan berbagai hal
Yang lucu dan lara selepas-lepasnya
 
Saat dewasa kau 'kan mengerti
Kar'na kelak kau 'kan tersakiti
Saat dewasa kau 'kan mengerti
Kar'na kelak kau 'kan tersakiti
 

Lagu ini dibuka dengan narasi tentang perjuangan seorang ayah atau ibu yang harus berpisah sementara dari anaknya demi mencari nafkah. Baris pembuka, “Saat engkau tertidur, aku pergi menghibur,” mengilustrasikan bagaimana tanggung jawab mereka tetap berjalan, meskipun jarak dan waktu memisahkan.

Meskipun sering terpisah, komitmen orang tua untuk selalu hadir bagi anaknya tetap kuat. Hal ini tersirat dalam lirik, “Saat engkau terjaga, aku 'kan ada di sana.” Janji tersebut menjadi pengingat akan kehadiran emosional yang tak pernah goyah, meskipun harus melewati berbagai tantangan hidup.

Lirik “Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu, jadi lebih baik dibanding diriku,” menyampaikan harapan mendalam orang tua agar anak-anak mereka dapat tumbuh menjadi individu yang lebih baik dan sukses dibandingkan generasi sebelumnya. Harapan ini tidak hanya mencerminkan cinta, tetapi juga keyakinan bahwa setiap generasi harus mencapai hal-hal yang lebih besar.

Namun, lagu ini tidak hanya berisi pesan harapan, tetapi juga refleksi akan perjalanan hidup yang penuh ketidaksempurnaan. Pada bagian, “Saat engkau teringat, tengkar kita, manakala,” ada pengakuan bahwa sebagai manusia, orang tua juga memiliki keterbatasan. Lirik ini menyiratkan permohonan maaf atas kesalahan yang mungkin terjadi, sambil menunjukkan bahwa semua itu adalah bagian dari hubungan yang tulus.

Pesan melankolis pun hadir dalam lirik seperti “Saat dewasa kau 'kan mengerti, kar'na kelak kau 'kan tersakiti.” Baris ini memberikan pengingat bahwa hidup penuh dengan tantangan dan kesedihan, tetapi semua itu adalah bagian penting dari proses pertumbuhan.

Lagu “Nina” adalah karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang relevan untuk semua generasi. Dengan lirik yang emosional dan musik yang mendukung suasana, .Feast berhasil menciptakan lagu yang menggambarkan cinta tanpa syarat, pengorbanan, dan harapan seorang orang tua.

Sebagai band, .Feast telah dikenal melalui karya-karya mereka yang penuh makna, dan “Nina” menjadi salah satu bukti kekuatan mereka dalam menyampaikan pesan kehidupan melalui musik. Lagu ini adalah ode untuk hubungan keluarga yang penuh kasih, sekaligus pengingat bahwa di balik setiap perjuangan orang tua, ada cinta yang tak pernah padam.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore