
seseorang yang dibesarkan dalam keluarga yang penuh kasih sayang./Magnific/freepik
JawaPos.com - Lingkungan keluarga adalah tempat pertama seseorang belajar tentang kehidupan, hubungan, rasa aman, dan cara memahami dirinya sendiri.
Dalam psikologi perkembangan, keluarga yang penuh kasih sayang sering dianggap sebagai fondasi penting bagi pembentukan karakter dan kesehatan mental seseorang di masa depan.
Anak-anak yang tumbuh dalam suasana hangat, suportif, dan penuh perhatian umumnya memiliki peluang lebih besar untuk berkembang menjadi individu yang stabil secara emosional, percaya diri, dan mampu membangun hubungan yang sehat.
Kasih sayang dalam keluarga tidak selalu berarti kemewahan atau kehidupan tanpa masalah. Justru, kasih sayang terlihat dari bagaimana anggota keluarga saling mendengarkan, menghargai, memberikan dukungan emosional, dan menciptakan rasa aman satu sama lain.
Banyak penelitian psikologi menunjukkan bahwa pengalaman emosional positif di masa kecil dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, bahkan kemampuan seseorang menghadapi tekanan hidup ketika dewasa.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (27/5), terdapat 10 sifat yang cenderung berkembang pada orang-orang yang dibesarkan dalam keluarga penuh kasih sayang menurut perspektif psikologi.
1. Memiliki Rasa Percaya Diri yang Lebih Sehat
Anak yang tumbuh dengan dukungan emosional biasanya lebih mudah mengembangkan rasa percaya diri. Mereka terbiasa mendapatkan validasi positif dari orang tua atau anggota keluarga lainnya. Ketika pendapat mereka dihargai dan usaha mereka diapresiasi, mereka belajar bahwa diri mereka berharga.
Dalam psikologi, hal ini berkaitan dengan pembentukan self-esteem atau harga diri. Anak yang sering mendapat dukungan emosional akan lebih berani mencoba hal baru, tidak terlalu takut gagal, dan lebih mampu menerima kekurangan dirinya.
Sebaliknya, lingkungan keluarga yang penuh kritik atau minim afeksi sering membuat anak tumbuh dengan keraguan terhadap dirinya sendiri. Karena itu, kasih sayang yang konsisten menjadi fondasi penting bagi perkembangan kepercayaan diri.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
