Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Mei 2026 | 20.33 WIB

Anak Dibesarkan dalam Keluarga yang Penuh Kasih Sayang Cenderung Mengembangkan 10 Sifat Ini di Kemudian Hari Menurut Psikologi

seseorang yang dibesarkan dalam keluarga yang penuh kasih sayang./Magnific/freepik - Image

seseorang yang dibesarkan dalam keluarga yang penuh kasih sayang./Magnific/freepik

JawaPos.com - Lingkungan keluarga adalah tempat pertama seseorang belajar tentang kehidupan, hubungan, rasa aman, dan cara memahami dirinya sendiri.

Dalam psikologi perkembangan, keluarga yang penuh kasih sayang sering dianggap sebagai fondasi penting bagi pembentukan karakter dan kesehatan mental seseorang di masa depan.

Anak-anak yang tumbuh dalam suasana hangat, suportif, dan penuh perhatian umumnya memiliki peluang lebih besar untuk berkembang menjadi individu yang stabil secara emosional, percaya diri, dan mampu membangun hubungan yang sehat.

Kasih sayang dalam keluarga tidak selalu berarti kemewahan atau kehidupan tanpa masalah. Justru, kasih sayang terlihat dari bagaimana anggota keluarga saling mendengarkan, menghargai, memberikan dukungan emosional, dan menciptakan rasa aman satu sama lain.

Banyak penelitian psikologi menunjukkan bahwa pengalaman emosional positif di masa kecil dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, bahkan kemampuan seseorang menghadapi tekanan hidup ketika dewasa.

Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (27/5), terdapat 10 sifat yang cenderung berkembang pada orang-orang yang dibesarkan dalam keluarga penuh kasih sayang menurut perspektif psikologi.

1. Memiliki Rasa Percaya Diri yang Lebih Sehat

Anak yang tumbuh dengan dukungan emosional biasanya lebih mudah mengembangkan rasa percaya diri. Mereka terbiasa mendapatkan validasi positif dari orang tua atau anggota keluarga lainnya. Ketika pendapat mereka dihargai dan usaha mereka diapresiasi, mereka belajar bahwa diri mereka berharga.

Dalam psikologi, hal ini berkaitan dengan pembentukan self-esteem atau harga diri. Anak yang sering mendapat dukungan emosional akan lebih berani mencoba hal baru, tidak terlalu takut gagal, dan lebih mampu menerima kekurangan dirinya.

Sebaliknya, lingkungan keluarga yang penuh kritik atau minim afeksi sering membuat anak tumbuh dengan keraguan terhadap dirinya sendiri. Karena itu, kasih sayang yang konsisten menjadi fondasi penting bagi perkembangan kepercayaan diri.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore